Uncategorized

Utak-Atik Blog (Lagi)

Posted on

Dipikir-pikir, udah lama juga saya nggak utak-atik blog. Baru nyadar itu waktu semalam begadang coba ganti template di blog saya yang lama karena ada rencana mau ganti domain dan pindahan blog saya yang ini ke sana karena beberapa pertimbangan. Serasa de ja vu.

Dulu di awal-awal saya punya blog, saya hobi banget utak-atik blog di setiap ada kesempatan. Kalau sudah berhadapan sama dashboard blog bisa asyik sendiri berjam-jam mantengin komputer ataupun laptop.

Nah, tadi malam itu suasananya  persis dengan malam-malam dulu. Bergelut lagi dengan CSS, dengan template, dengan page dll. Mengingat-ingat lagi materi yang pernah disampaikan di kelas blogger tentang membenahi blog. Kalau nggak karena harus menyiapkan hidangan sahur, bisa-bisa bablas sampai shubuh saya ngelonin notebook.

Membenahi Blog dengan segala perniknya buat saya serupa dengan membenahi rumah kita sendiri. Bagaimanapun blog adalah griya baca virtual yang adanya memang untuk dikunjungi dan dibaca orang  lain. Saya mau (seperti halnya blogger lain inginkan, orang yang berkunjung ke rumah saya merasa nyaman berada di dalamnya. Tapi yang sebenarnya juga untuk kenyamanan hati saya sendiri. Setiap blog pasti punya keunikan tersendiri sesuai selera pemiliknya kan.

Menyediakan waktu untuk memanage blog menurut saya sama pentingnya dengan menyediakan konten tulisan yang baik di dalamnya. Jadi kalau ada orang yang bilang :”Buat apa bagus-bagusin penampilan blog kalau isinya biasa-biasa aja”, menurut saya itu hak yang bersangkutan berpendapat demikian, tapi boleh dilihat blog-blog yang profesional dan mempunyai peminat yang banyak biasanya memang  dikelola secara profesional juga, dari sejak isi hingga performanyanya.

Selain itu, benefit lain yang saya rasakan dan bikin tambah semangat dari “ngoprek” blog ini adalah saya merasa jadi bertambah pengetahuan tentang apa saja terkait perblogan seperti misalnya HTML, Coding, Banner, Alexa, Page Rank, Google Analytics dsb yang bisa sangat berguna untuk blog monetize (meskipun untuk hal satu itu saya masih amatiran sebetulnya hehe).

Tapi gapapa, belajar dan terus belajar itu sudah kepuasan tersendiri buat saya. Ternyata banyaaak sekali yang bisa diexplore dari berblog ria ini. Bisa dibilang, utak-atik blog ini sudah jadi “Me Time” saya sejak dulu. Dan setiap saya berhasil menampilkan apa yang ingin saya lihat setelah utak-atik blog ini rasanya nggak bisa diutarakan dengan kata-kata deh. Udah kayak ilmuwan aja yang berhasil menciptakan penemuan baru; Eureka! 😀

Meski begitu, meskipun membenahi template dan kawan-kawannya itu penting, tetap jangan melupakan prinsip ini :“Konten adalah raja” dan konsistensi menulis adalah yang utama (terus melipir malu, kalimat terakhir ini menohok hatiku *sigh).

Ya, semoga saja ke depan nggak cuma bisa belajar aja, tapi juga menerapkan semua yang sudah dipelajari agar bisa jadi blogger yang profesional, dalam arti jadi blogger yang tulisan-tulisannya bermanfaat untuk orang banyak.

 

 

Banner Blog Karyaku. Belum sempat dipasang.
Banner Blog Karyaku dari hasil belajar di #NgobrolCantik bareng Blogger Perempuan
Utak-atik CSS blog lama dengan penampilan baru dari Blogger Perempuan
Utak-atik CSS blog lama dengan penampilan baru dari Blogger Perempuan

 

 

 

 

 

 

 

 

Makanan Sehat Tetap Enak

Posted on

Siapa bilang makanan sehat itu mahal dan nggak enak ? Ini hanya masalah persepsi disebabkan kebiasaan bertahun-tahun yang membuat kita nyaman justru dengan hal-hal yang merugikan tubuh.

 

Ya, faktor ‘kebiasaan’ ternyata yang paling membuat orang sulit move on karena alam bawah sadarnya sudah mengunci asumsi bahwa sesuatu itu A atau B. Misalnya pendapat bahwa “semua yang manis itu enak”. Sekilas, tak ada yang salah dengan pendapat ini, tapi jika dikembalikan ke rumus makanan sehat, sebetulnya tak semua yang manis itu enak lho.

 

Kenapa ? Karena orang yang sudah memahami bahwa untuk hidup sehat itu perlu mengkonsumsi makanan yang baik sudah tahu bahwa ada beragam rasa yang bisa ia nikmati agar tetap sehat.

 

Persepsinya tidak sama dengan yang tadi. Bagi mereka “Semua yang menyehatkan itu enak”.  Jadi meskipun yang ia makan rasanya flat semacam salad dan lalapan atau yang bagi kebanyakan orang bahkan rasanya asam ataupun pahit, dia akan enjoy aja.

 

Mungkin teman-teman tahu orang-orang tua di era nenek kakek kita yang suka mengunyah sirih beserta kawan-nya sebangsa gambir, kapur sirih, dll secara rutin ? Boleh ditanya kepada mereka apakah mereka menderita saat melakukannya ? Nggak ada. Yang ada mereka menikmatinya. Biasanya nenek-nenek sepuh itu mengunyah sirih siang atau sore hari di keteduhan teras rumah panggung  mereka sambil berbincang dengan anak cucu atau tetangga mereka. Udah macam ngopi-ngopi cantik di cafe aja di masa sekarang. 😀

 

Bicara kebiasaan, saya pun ingin membiasakan hal yang baik buat keluarga terkhusus dalam hal makanan dan minuman ini. Meski masih haruuuuus banget belajar dan banyak bertanya, saya coba terapkan sedikit demi sedikit karena ilmu yang datang pun nggak sekaligus banyak kan.

 

Dimulai sejak awal menikah dan memiliki bayi pertama, sudah bertekad memberikan ASI secara full sampai usia anak 2 tahun, karena sudah membaca banyak referensi sebelumnya tentang keutamaan ASI dari sumber-sumber literatur sebelumnya, tanpa mengurangi rasa hormat pada semua ibu yang memberikan susu formula, tentu saja. Saya disanggupkan memberikan ASI secara full pada setiap anak masing-masing dua tahun karena kebetulan ASI saya berlimpah saat itu.

 

Selepas ASI saya tetap tidak memberikan susu formula karena sepertinya anak-anak juga kurang suka. Kalaupun ada produk susu yang disukai, mereka lebih senang meminum susu UHT sebagai minuman rekreatif yang tidak rutin dikonsumsi. Selebihnya, saya lebih ke menyediakan makanan ataupun minuman standar saja asalkan cukup nutrisi.

 

Sebagai ibu, tentu saja saya mengalami pernah punya pandangan yang salah tentang makanan yang baik dihidangkan untuk keluarga. Ditambah lagi, kerepotan mengurus rumah dengan anak-anak yang masih kecil-kecil tanpa ART saat itu sempat juga membuat saya kurang memperhatikan point-point apa yang penting untuk kesehatan orang-orang yang saya cintai.

 

Tapi, pengalaman memang guru yang terbaik. I’ve learned by doing menyadari beberapa kesalahan saat anggota keluarga atau diri saya sendiri jatuh sakit. Apalagi, setelah Mama saya sendiri divonis menyandang Leukeumia, saya benar-benar shock. Padahal Mama bukan type orang yang suka makan atau jajan sembarangan. Saya lalu menjadi skeptis dengan banyak hal, dan lebih mencermati pola hidup baik keluarga inti maupun keluarga besar saya. Karena ternyata, pola makan dan minum yang salah itu adalah faktor terbesar terpicunya penyakit-penyakit degeneratif seperti kanker, stroke, diabetes dan gagal ginjal.

 

“Semua makanan yang sehat itu enak. Hmm ternyata nggak gampang menyematkan paradigma itu kepada anak-anak bahkan kepada suami. Madu yang manis aja Faishal anak kedua saya kurang suka. Jangan ditanya lagi lalap-lalapan ataupun salad, nafsu makannya meredup sampai 5 watt.

 

Di sini tantangannya. Gimana ya supaya keluarga suka makanan yang sehat ? Ooh mungkin ini karena mereka belum biasa aja. Jadi, solusinya ya harus dibiasakan. Semakin dini, peluang untuk menjadi kebiasaan semakin besar. Mumpung belum sakit, mumpung masih muda.

 

Dari explore info dan berkomunitas sana sini sedikit demi sedikit saya mulai tahu apa dan bagaimana makanan minuman yang sehat itu dan cara mengolahnya. Misalnya jus buah yang baik itu adalah yang murni tanpa gula, nah supaya tetap dapat enaknya, terutama buat anak-anak kita bisa mencampurnya dengan jenis buah-buahan lain yang manis. Misalnya jus mangga dicampur buah naga atau buah nanas madu. Buah apel dicampur buah naga dll.

 

Selain mengkonsumsi raw food (sayuran mentah dan buah-buahan) sebagai jenis makanan terbaik karena nutrisinya masih sangat lengkap, ternyata banyak sekali jenis makanan yang dimasak yang tetap berkategori makanan sehat asal tahu cara mengolahnya.

 

Di komunitas Lavender Ribbon beberapa waktu yang lalu, saya berkesempatan ikut kelas memasak dengan tema “Healthy Food” yang dikomando oleh seorang ibu mantan chef di luar negeri bernama ibu Metty. Menu yang kami masak bersama hari itu terdiri dari : Sup ikan gurame, Salad, Kentang panggang (baked potatoes), talas rebus, ubi rebus dan susu almond.

 

Ternyata tak aneh-aneh juga cara mengolahnya, bahannya pun banyak terdapat di tempat kita. Kalaupun ada yang dirasa mahal itu tak sebanding dengan kesehatan kita dan bisa diganti dengan bahan lain yang harganya lebih terjangkau asal perlakuan kita pada saat mengolahnya benar.

 

Ahh senangnya belajar sesuatu yang bisa merawat kesehatan keluarga. Selain sehat, ternyata juga enak. Jadi, siapa bilang makanan sehat itu nggak enak ? 🙂

20150428_130620
Sup ikan gurame (tom yum)
20150428_124835
Salad daun kheal, letuce, avocado, tomato with coconut virgin oil
20150428_123153
Talas rebus tabur kelapa
20150428_123111
Ubi rebus
20150428_120259
Baked potatoes

Ampuhnya Suara Ibu/Ayah Mengantar Tidur Anak

Posted on Updated on

Sering susah menyuruh anak tidur pada waktunya ? Coba diperiksa lagi bagaimana suasana rumah pada saat seharusnya anak-anak tidur.

Apakah TV masih menyala, apakah lampu-lampu di setiap ruangan rumah masih terang, apakah suara musik dari gadget masih nyaring, apakah anak masih mengudap cemilan atau bahkan mengkonsumsi makanan berat dsb.

Jika keadaannya seperti itu, wajarlah kalau anak akan sulit diminta untuk beristirahat. Merasa belum mengantuk dan merasa tubuhnya masih bugar biasanya anak akan bertahan melakukan aktivitas meskipun malam sudah larut. Apabila menjadi kebiasaan, maka hal ini selain akan mengganggu kesehatannya juga akan menghanggu kesehatan orang tuanya karena terkurangi waktu istirahatnya, karena pada saat tidur, tubuh memusatkan energinya untuk metabolisme dan regenerasi sel.

Sejak zaman dahulu, banyak orang tua yang menjadikan mendongeng baik dengan membacakan buku cerita ataupun dengan imajinasi orang tua sendiri sebagai ritual pengantar tidur anak. Hal ini terbukti ampuh berhasil membuat anak tertidur dengan mudah.

Tapi, ternyata mendongeng atau nenbacakan buku cerita tak serta merta bisa membuat anak cepat terlelap. Dibutuhkan pengkondisian awal lebih dulu sebelum itu seperti mematukan semua gadget yang memancarkan energi seperti televisi, radio, komputer, smartphone dll. Begitu juga lampu-lampu dibuat bercahaya temaram agar pandangan mata anak menjadi nyaman, tidak silau dan memberikan efek rasa tenang. Selain itu, jangan sampai pada saat jelang tidur anak-anak masih mengunyah kudapan apalagi makanan berat atau minuman manis yang berkalori tinggi karena akan membuat badan anak berasa segar terus dan jauh dari mengantuk.  Itu sebabnya, makan malam sebaiknya dilakukan maximal jam 7 malam agar ada jeda sekitar 3 jam sampai jam tidur anak.

Saya sendiri sebetulnya bukan type ibu yang secara rutin membacakan buku  cerita pada anak-anak, tapi saya lebih cenderung ke berbincang atau ngobrol santai di tempat tidur bersama mereka.

Suasana ngobrol yang santai menurut saya bahkan menjadi efektif juga untuk memberikan masukan atau nasehat-nasehat ringan kepada mereka. Kalaupun ada unsur cerita di dalamnya (Faishal kebetulan penggemar kisah-kisah sejarah)  saya lebih nyaman menyampaikannya bukan dengan sambil memegang buku di tangan. Saya lebih suka membacanya sendiri lebih dulu dan coba menghafal alur cerita serta memahami pesan moralnya, lalu diceritakan kepada anak tetapi dengan suasana ngobrol.

Kadang-kadang saya juga mengaji atau melantunkan shalawat serta bersenandung atau memetik gitar untuk menemani jelang tidur anak. Apapun, asalkan saya ada di dekat mereka saat menjelang tidur materi apa saja yang saya ungkapkan biasanya berhasil membuat mereka mengantuk. Bahkan, saat saya hanya berbincang bersama ayahnya anak-anak dengan bahasan yang tak dimengerti anak itupun ternyata bisa membuat mereka begitu saja terlelap.

Dari pengalaman-pengalaman pribadi itu saya menyimpulkan sebenarnya keberadaan ibu ataupun ayah di dekat mereka yang diindikasikan dengan mendengar suaranya terutama saat menjelang tidur adalah hal yang membuat hati anak tentram, sehingga saat badan mereka yang sebenarnya sudah lelah setelah seharian beraktivitas menjadi mudah untuk mengundang kantuk dan akhirnya tertidur lelap.

Jadi, meluangkan waktu sejenak untuk mengantar tidur anak itu sangat penting, karena hal ini akan membuat jiwa raga anak lebih baik untuk menyambut hari esok dengan tubuh, pikiran dan hati mereka lebih segar.

Ini kebiasaanku, bagaimana dengan kebiasaanmu ?

IMG_20150315_124730

Bunga-Bunga Mama

Posted on Updated on

Dilahirkan sebagai sulung dari tiga bersaudara. Dulu, aku merasa tak memerlukan lagi apapun di dunia ini.

Adik-adikku, dikaruniakan Tuhan menjadi kawan-kawan pertama hidupku. Meski tak ingat bagaimana wajah mereka saat halus bayi disebab jarak kelahiran yang begitu dekat, namun wajah mereka hingga kini tak pernah beranjak dari hati.

Berbagi satu kamar tak terlalu besar di rumah Mama Papa dengan kedua adikku dulu adalah pengalaman  ber-asrama pertamaku. Kadang cekikikan tengah malam bertiga, kali lain kami bisa tak saling bertanya. Berbagi tempat tidur tapi berebutan selimut dan bantal adalah hal absurd di setiap malam kami. Atau berselisih panjang hanya karena soal obat nyamuk adalah cerita yang bisa jadi berterusan dalam mimpi kami.

Dulu adik-adikku manis sekali, tapi entah mengapa aku jahili mereka juga sesekali. Aiih lucunya wajah-wajah cemberut itu saat kutakut-takuti ulat daun jati.

Adik-adikku terlalu berharga. Kadangkala mereka adalah cerminku, pantulkan semua angan dan harapan-harapanku. Dulu aku pernah bertanya :

“Tuhan, mengapa aku tak semungil dia ? Agar Mama tak berhenti menggendong memanjaku dalam buaiannya” ….. atau “Tuhan, mengapa aku tak sepintar tak secantik dia, agar pusaran cinta Papa tak segera lepas dariku”. Sungguh, aku pernah cemburu.

Tapi Tuhan selalu menjawabnya melalui bibir Mama. Saat di setiap hari lebaran tiba, dalam balutan baju baru kami Mama selalu berkata :

“Kalian bunga-bunga di tamanku”

Dulu, adik-adikku adalah saksiku yang melihat hal-hal terbaik pun terburukku, tapi tetap mencintaiku. Meski terkadang merekapun jelma rekan kriminalku. Berjinjit diam-diam membuka lemari makan di suatu siang di bulan Ramadhan.

Adik-adiku dulu juga adalah malaikat tengah malamku. Saat pikiran penuh dengan ingatan film seram, aku cukup menggenggam tangan mereka dalam pulas dan hatiku seketika menjadi tentram.

Betapa ajaibnya mereka, kadang aku mengira mereka bisa melihat senyumku dalam gelap, hanya karena bisa menebak aku gelisah tak bisa terlelap.

Tuhan, Tak bisa kubayangkan masa kecilku tanpa mereka. Nyatanya adik-adikku adalah guru hidupku, yang mengajariku kesabaran menjadi seorang kakak. Tak mudah membantu Mama mengurusi mereka, tapi tak kan indah juga masa laluku tanpa pekik tawa mereka.

Adik-adikku terkadang juga menjadi pengacaraku, yang memberikan alibi dan membelaku di hadapan Papa saat merazia surat cinta.

Sungguh mereka penolong-penolongku yang menarikku kencang saat ku akan tenggelam. Dan menjadikanku tak pernah lagi berharap hanya diriku anak Mama Papa seorang.

Ahh, kalian bunga-bunga lain di taman Mama itu. Dan selamanya kalian saudara yang dianugrahkan Tuhan untukku.

Sisters, I love you both

♥♥

Saudara adalah kawanmu selamanya. Sejauh apapun dirimu dengan mereka, kalian akan selalu lekat karena darah yang mengalir di tubuhmu dari mata air cinta yang sama

IMG_20150608_192346
Jasadmu telah di pusara, tapi semoga bunga-bunga Mama terus kembang hingga kelak bertemu di taman surga

Screenshot_2015-07-08-04-14-56

Perempuan dan Anak dari Sudut Pandang Serempak

Posted on Updated on

Sudah menjadi pemahaman semesta, yang tak perlu pengakuan siapa-siapa, bahwa keberadaan perempuan di dunia yang berdampingan dengan insan lain dari jenis yang disebut kaum pria adalah sama pentingnya dalam dinamika entitas manusia. Peran wanita sebagai ibu adalah hal yang paling tak terbantahkan saat mengulik perjuangan dan pengorbanan mereka. Di luar itu, kenyataannya kaum wanita banyak yang telah pula sanggup memikul beban yang sebelumnya hanya diberikan kepada pundak kaum pria. Tak terhitung jumlah kaum wanita yang kini merambah profesi yang dahulu dipandang hanya para lelaki yang pantas melakukannya.

Namun demikian, sudah pula menjadi catatan sejarah dunia, bahwa kaum perempuan di beberapa tempat di belahan bumi dan di beberapa aliran pemahaman dan kepercayaan kerap mendapat posisi dan perlakuan yang sebaliknya. Stereotype yang dilekatkan kepada mereka hampir sama dengan yang disematkan kepada anak-anak, yaitu kaum yang lemah. Sebuah sudut pandang yang tak terasa sungguh merugikan bahkan menyakitkan karena disebabkan pandangan ini kaum perempuan dan anak-anak sering pada begitu banyak kasus, berada pada posisi yang dinistakan.

Itu sebabnya, banyak sekali dibuat gerakan di mana-mana dalam skala kecil hingga mendunia yang concern dengan upaya perlindungan kaum wanita dan anak-anak, bahkan sampai pada tingkat upaya untuk memberdayakan mereka sehingga terangkat harkat dan martabatnya sebagai bagian dari eksistensi umat manusia.

Di Indonesia sendiri tak dipungkiri telah banyak gerakan yang mengusung hal ini baik secara pribadi di lingkup domestik hingga skala nasional. Sebagai negara dengan bangsa yang terdiri dari beragam suku dan keyakinan, insan Indonesia kaya dengan pemahaman dan kesadaran untuk menjadikan issue pemberdayaan dan perlindungan kepada kaum wanita dan anak-anak sebagai hal yang urgent terutama saat mengetahui angka kasus kekerasan kepada kaum ini semakin meningkat dalam berbagai bentuknya.

Diskusi Bersama Serempak                                                       

Serempak, yang merupakan singkatan dari Seputar Wanita dan Anak-Anak kini hadir sebagai sebuah website portal yang menyediakan beragam informasi seputar perempuan dan anak-anak baik berupa artikel, berita, serta galeri foto maupun video yang mendokumentasikan segala kegiatan yang berhubungan dengan kiprah perempuan dan anak-anak dan forum diskusi.

Sebuah keberuntungan bagi saya pada tanggal 29 Juni 2015 yang lalu menjadi salah satu orang dari 30 blogger lainnya yang terpilih mendapat undangan untuk berdiskusi bersama fihak Serempak dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) melalui komunitas blogger Fun Blogging yang digawangi oleh teh Ani Berta, mbak Haya Aliya Zaki dan  Shinta Ries.

Sekitar pukul 8 pagi saya bersama beberapa teman blogger dari Bogor sudah berada di kantor KPPPA di jalan Medan Merdeka Barat No.15 Jakarta Pusat. Alhamdulillah, kami datang sebelum acara diskusi dimulai sehingga berkesempatan mempersiapkan diri lebih dulu. Tak lama kemudian rombongan blogger lain berdatangan bersama tim Serempak dan beberapa staf dari kementrian. Seketika, aura baik saya rasakan. Begitu bersemangatnya, saya merasa mendapat kehormatan bukan karena saya berada di kantor kementrian, tapi karena merasa telah diperkenankan Tuhan bisa ikut terlibat dalam event yang saya anggap jalan untuk saya bisa berkontribusi dalam upaya pemberdayaan perempuan dan anak-anak.

Acara diskusi bersama serempak dimulai dengan sebuah opening ceremony berupa kata sambutan dari Sekretaris Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bapak Wahyu Hartono yang menyampaikan kegembiraannya atas keberadaan Serempak yang diharapkannya dapat membantu tugas-tugas KPPPA dalam melayani masyarakat khususnya kaum wanita dan anak-anak dan juga berharap semoga kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang dimanfaatkan tim pokja Serempak dapat menjadi jalan kemajuan bangsa dengan meningkatkan peran wanita dan terlindunginya hak anak-anak.

Sekretaris Mentri PPPa
Sekretaris Mentri PPPa

Setelah Bpk.Wahyu Hartono selesai memberikan sambutan dan lalu meninggalkan ruangan, mbak Martha Simanjuntak sebagai ketua dan penganggung jawab pokja Serempak menjelaskan sedikit profil Serempak dan agenda acara diskusi yang akan segera dimulai.

IMG_20150629_101006

Digital Marketing

Sessi pertama diskusi dimulai dengan menghadirkan nara sumber Robert AB seorang pengajar dari sekolah bisnis BINUS Jakarta dengan tema Digital Marketing (DM). Dalam pemaparannya, pak Robert menguraikan secara detail apa dan bagaimana itu digital marketing dalam kancah bisnis khususnya di Indonesia.

Menurut pak Robert, digital marketing pada awalnya dikenal dengan istilah internet marketing namun kemudian diubah menyesuaikan dengan karakteristik dunia bisnis. Publik seringkali memaknai digital marketing sebagai upaya pemasaran yang berbasis internet atau dalam bahasa sederhana acapkali diistilahkan dengan toko online.

Apa saja platform digital marketing yang banyak digunakan di dalam masyarakat online  ? Wow tanpa disadari ternyata banyak sekali, tanpa disadari ternyata platform yang setiap hari mungkin kita gunakan adalah pintu bagi masuknya pemasaran-pemasaran online tersebut seperti facebook, twitter, Youtube, whatsapp, BBM, Be, dan lain-lain ke ruang pandang dan pendengaran kita ya.

Jika dibandingkan dengan traditional marketing perbedaan digital marketing adalah dari cara interaksinya. Misalnya pada cara traditional marketing, penjual berhadapan langsung dengan calon pembelinya dan melakukan negosiasi transaksi. Tidak demikian halnya pada digital marketing, di sini si penjual tak direpotkan dengan adu tawar harga dengan calon pembeli. Harga sudah ditetapkan dan jika penjualan deal, si konsumen hanya tinggal mentransfer uangnya melalui bank. Mudah sekali ya.

Dengan optimasi digital marketing banyak sekali keuntungan yang bisa didapat, misalnya jalinan sosial dengan konsumen dengan biaya rendah. Bagaimana tidak, konsumen sekarang hanya tinggal mengetik pesanannya di BBM atau whatsapp ataupun media lain kepada penjual online tanpa perlu capek-capek berjalan kaki ataupun berkendaraan ke toko semacam sistem konvensional, tahu-tahu paket barang pesanan sudah di depan pintu. Begitupun dengan fihak produsen online, mereka tak perlu membeli atau menyewa suatu tempat untuk buka lapak, hanya berbekal kamera untuk capture dan unggah foto-foto produknya di media massa maupun online, lalu menunggu hingga datang pesanan.

Oleh karena benefitnya yang besar, para pelaku digital marketing sangat memperhatikan perilaku konsumen (consumer behaviour) seperti misalnya perilaku apa yang kebanyakan orang lakukan di rentang waktu pagi hingga siang hari, siang hingga sore hari, atau sore hingga malam hari. Hal ini akan menentukan eksekusi apa yang mungkin dilakukan demi mencapai goalnya. Dalam hal ini diketahui bahwa jejaring sosial seperti facebook atau instagram misalnya adalah jenis situs yang paling banyak digunakan untuk berjualan online. Mulai dari produk-produk kecil sampai besar, tradisional hingga modern.Busana merupakan item yang paing banyak dijual di online shop, tapi jangan salahsekarang banyak juga orang yang menjual kendaraan pun secara online.

Ini semua menunjukkan bahwa aktivitas kita di social mediasebenarnya akan bermanfaat khususnya  jika kita benar dan bijak menggunakannya.

IMG_20150629_103409
Pak Robert AB, pengajar di sekolah bisnis

Diantara yang dijelaskan bapak Robert AB, diantaranya yang lain adalah tentang komunitas. Biasanya orang berkomunitas karena adanya beberapa kesamaan, misalnya kesamaan pikiran, kesamaan hobi, kesamaan idealisme. Dan biasanya juga sebuah komunitas akan fokus pada satu topik yagn sedang hangat.

Selain komunitas, pak Robert juga menguraikan tentang bagaimana melakukan digital marketing. Pertama harus menentukan lebih dulu audience/pelanggan yang seperti apa yang diharapkan datang di web kita. Kedua integrating, menghubungkan antara digital marketing dengan traditional marketing adalah hal penting, ini dilakukan demi mengurangi resiko-resiko penipuan dan juga karena kedua cara marketing ini sama-sama punya kelebihan dan kekurangan. Maka di sinilah kita memerlukan integrasi di antara keduanya.

Saat ini yang sedang trend di digital marketing diantaranya adalah content marketing, pemakaian social media untuk sarana promosi, konten bergambar, soft marketing, mudah diakses melalui telepon, efektivitas dengan re-target peliputan iklan, pengenalan SEO.

Salah satu yang penting dipikirkan juga adalah bagaimana membangun brand. Setiap brand pasti punya identitas, punya elemen, punya karakter tersendiri. Jadi saat kita membayangkan brand tertentu kita akan mencapai price dan qualitynya seperti apa.

 

Portal Serempak

Pada sessi kedua teh Ani Bertha menguraikan latar belakang hadirnya portal Serempak di tengah masyarakat yang ditujukan untuk memberikan informasi-informasi yang bermanfaat untuk kepentingan perempuan dan anak-anak. Sebagaimana telah dijelaskan oleh Sekretaris Menteri Pemberdayaan dan Perlindungan anak di muka dijelaskan bahwa Portal Serempak adalah milik masyarakat yang difasilitasi pemerintah untuk kepentingan mengangkat harkat dan martabat perempuan dan anak, untuk itu masyarakat diharapkan dapat turut andil memakmurkan portal ini sesuai dengan tujuan keberadaannya.

Screenshot_2015-07-05-07-37-28

Sebagai blogger kitapun mempunyai peluang untuk berkontribusi dengan mengirimkan tulisan-tulisan yang bermanfaat ke media ini baik berupa berita, artikel, opini, ataupun sharing hal-hal yang ringan seperti resep masakan dan sebagainya.

Banyak relawan yang menjadi kontributor untuk portal Serempak ini, yang meskipun tidak berbayar namun untuk alasan charity/amal shalih ataupun ikatan bathin dengan tim Serempaknya sendiri mereka rutin mengirimkan tulisan-tulisannya. Memang kepuasan bathin bisa berbagi untuk kemajuan dan keselamatan banyak orang adalah salah satu alasan orang menjadi kontributor.

Screenshot_2015-07-07-06-19-41

Ada beberapa ketentuan bagi para kontributor dalam mengirim tulisannya untuk portal Serempak ini, diantaranya adalah :

  1. Tulisan minimal 500 kata, maksimal 1000 kata
  2. Sesuaikan gaya penulisan dengan idealisme dan ciri khas website/portal Serempak
  3. Tulisan / reportase harus merujuk pada 5W (What, Who, Why, Where, When)
  4. Mengatur jadwal update sesuai kesepakatan kerjasama
  5. Mengisi kanal-kanal website sesuai kategori yang dikuasai
  6. Masukkan keywords yang tepat
  7. Self editing
  8. High resolution photograph

Selain delapan hal di atas, ada delapan lain yang harus dihindari oleh para kontributor yakni :

  1. Tidak melakukan plagiarisme
  2. Tidak menggunakan bahasa alay
  3. Tidak memasukan beropini pribadi
  4. Tidak memasukkan unsur kepentingan pribadi
  5. Tidak menyebut nama brand
  6. Tidak  mendiskreditkan orang / fihak lain
  7. Tidak keluar dari idealisme Serempak
  8. Tidak berbohong

Beberapa keuntuungan yang bisa didapatkan para kontributor khususnya di portal Serempak banyak sekali, diantaranya adalah : branding, portofolio diri, social enterpreuneur, bisa melakukan hobi yang menghasilkan, tulisannya bermanfaat untuk orang lain, relasi, upgrade ilmu, wawasan meningkat, dan skill pun bertambah.

Kita bisa mengirim tulisan ke portal Serempak dengan tema yang sama dengan tulisan kita di blog asal menyisihkan ke delapan hal yang dilarang tadi. Tambahkan juga pengembangan data dan kalimat aktifnya. Jika bahasa di blog sudah sesuai kriteria di berita portal tetap harus diolah kembali agar tidak terkena sangsi google panda.

Jika tulisan itu bertema travelling, tetaplah berikan sentuhan yang sesuai tema portal di mana kita jadi kontributor di dalamnya.

Ada tiga sumber berita di portal Serempak, yaitu dari pemerintah, dari pokja Serempak dan dari masyarakat termasuk blogger.

Yang menjadi concern Serempak saat ini adalah bagaimana bisa menjadi jembatan penghubung agar pemerintah apa yang sedang terjadi di masyarakat. Tulisan kontributor sendiri akan melalui moderasi tim Serempak untuk sampai dipublikasi.

Teh Ani Bertha salah satu lead kontributor di Portal Serempak
Teh Ani Bertha salah satu lead kontributor di Portal Serempak

Demikian sekilas reportase yang masih saya ingat dari event diskusi bersama pokja Serempak yang lalu di kantor Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Oya, sebelum berpisah ternyata ada apresiasi untuk lima orang juara live tweet dan tentu saja tak ketinggalan foto bersama juga. Alhamdulillah, semoga bermanfaat ya.

Screenshot_2015-07-07-11-03-28
Doc. Dian Kelana

Ngobrol Cantik Bareng Blogger Perempuan

Posted on

Wah dari judulnya aja sebetulnya saya agak minder, secara saya kalau ngobrol kayaknya gak ada cantik-cantiknya deh hehehe. Tapi seperti idiom lainnya “bobok cantik”, “ngopi cantik”  dll yang suka jadi caption foto-foto keren teman instagram atau facebookku, istilah “Ngobrol cantik” seru juga dijadikan tagar belajar bersama hari Kamis tanggal 2 Juli kemarin di gedung OPMC  Telkomsel Jl. Pajajaran Bogor dengan bahasan Tutorial Google Analytics.

Saya kira itu sebuah bentuk kerendahan hati para pengajarnya yang nggak mau dianggap menggurui teman-teman bloggers.  Ya dinikmati aja, apalagi ini kesempatan belajar bareng teman-teman blogger dari Bogor (eh ada yang dari luar Bogor juga deh ikut) dengan mentor mbak Shinta Ries dan mbak Almazia Pratita dari komunitas Blogger Perempuan. Para pakar IT dari dunia blog yang udah nggak asing lagi buat saya dari pertemanan di beberapa komunitas.

Senang rasanya ada event belajar untuk blogger di Bogor. Selama ini Cuma gigit jari aja banyak undangan atau  event bloggers yang diselenggarakan di tempat yang jauh dari tempat saya tinggal. Mungkin itu juga yang buat saya semangat dan datang kepagian ke lokasi (dan karena salah persepsi juga sih, dikira acara mulai jam 9 pagi padahal jam 10.00 wib hehehe.

Jelang jam 10 pagi satu persatu teman bloggers datang. Mbak Iwed menyapaku yang duduk sendirian di ruang lobby. Menyusul kemudian mbak Inna, mbak Yanti, mbak Een dan mbak Ruffie serta teman-teman lainnya yang mengajak kami semua memasuki ruang kelas yang telah disepakati sebelumnya.

Surprised juga melihat para”cikgu” mbak Alma dan mbak Shinta ternyata sudah ada menunggu di dalam. Dengan senyum ramahnya beliau-beliau menyambut kami dengan hangatnya. What a spirit.

Agenda

Agenda kelas blogger hari itu diawali dengan  perkenalan yang disampaikan oleh mbak Alma tentang Blogger Perempuan dan para pendirinya ”. Dijelaskan oleh mbak Alma bahwa Blogger perempuan itu adalah sebuah situs jaringan blogger khusus perempuan yang didirikan belum lama ini, yaitu di awal tahun 2015. Bertujuan ingin memajukan para blogger perempuan Indonesia.

Para penggiat situs ini terdiri dari tiga perempuan “tangguh” pecinta dunia online, yaitu mbak Shintaries sebagai founder  & strategic planner, lalu mbak Almazia Pratita: Lead designer dan mbak Dyane D Aurora : SEO specialist & digital marketer

Ada beberapa outlet blogger perempuan di dunia maya yang dapat diakses, di antaranya adalah  :

Setelah menjelaskan how to contactweb Blogger Perempuan, mbak Almazia juga menjelaskan tentang fitur-fitur apa saja yang ada di Blogger perempuan.

Fitur blogger perempuan

  1. Blogging articles : rangkaian artikel yg bermanfaat :- tutorial, -tips & tricks, -interviews featured blogger
  2. Blog directory : Register menjadi member untuk tercantum dalam blog directory BP, Blog Directory memeberi kemudahan untuk blog walking berdasarkan kategori.
  3. Guest Post : Memberikan tambahan exposure dan traffic utk post anda. Guest post akan ditampilkan di homepage blogger perempuan
  4. BP market place : online shop yg menyediakan produk kebutuhan blogger :-kartu nama, -template blog,-blog header, -lainnya
  5. Events : -ngobrol cantik ala BP, -blogging workshop

 

 

 

Mbak Almazia
Mbak Almazia. Doc. Pribadi

 

Pada sessi berikutnya, mbak Shinta mulai memaparkan tema inti acara yaitu tentang apa itu Google Analytics dan benefitnya untuk ngeblog. Jujur, buat saya ini hal yang baru. Sebelumnya saya tidak terlalu memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan status blog saya kecuali jika saya baru saja update tulisan baru karena platform wordpress yang saya gunakan menyediakan fitur untuk itu.

Tapi semenjak menerima tawaran job review, saya tertarik dengan Google Analytics ini yang mampu menyediakan data yang sangat lengkap akan traffic pengunjung di blog kita.  Sayang, menurut mbak Shinta Google analytics tidak bisa diaplikasi di patform wordpress gratisan seperti yang saya gunakan kecuali jika blog saya dari engine blogspot atau wordpress yang sudah upgrade menjadi wordpress dengan self hosted. Padahal, Google analytics menyediakankonten analisis blog seperti ini :

  1. Konten terpopuler
  2. Jumlah kunjungan laman
  3. Durasi kunjungan
  4. Data kunjungan per post
  5. Pengunjung real time
  6. Perangkat
  7. Geographic pengunjung
  8. Report analytics

 

 

Mbak Shintaries sedang menjelaskan tentang Google Analytics
Mbak Shintaries sedang menjelaskan tentang Google Analytics. Doc. pribadi

 

Diskusi

Sampailah kita di sessi  terakhir dari kelas Blogger Perempuan ini, nah di sini keseruannya semakin menghangat. Mbak Shinta memberikan tips-tips bagaiamana agar blog kita mudah terindeks oleh search engine. Ada beberapa pertanyaan dan kadang celetukan yang membuat kelas selalu penuh dengan tawa. Terutama berkaitan dengan SEO, kita (Kita ? saya aja kali) kerap melupakan pentingnya meletakkan key words secara tepat baik di dalam judul maupun konten postingan, padahal hal ini juga berpengaruh pada terindeks atau tidaknya postingan kita di Google misalnya. Atau soal pentingnya kita membuat postingan yang nilai dan manfaatnya bisa dikatakan “abadi” sehingga terus mengundang pengunjung dan memelihara padatnya traffic di web kita.

Ahh, pokoknya banyak deh ilmu yang didapat dari kelas ini. Betul kata pepatah, semakiin banyak diberi tahu, semakin sadar banyak sekali yang kita tak tahu”. Karenanya, muncul usulan dari beberapa peserta pelatihan untuk kembali mengadakan kelas serupa itu yang dilaksanakan secara rutin khususnya di kota Bogor meskipun harus berbayar mengingat besarnya manfaat forum ini. Nah untuk pertemuan selanjutnya kami sudah merencanakan akan belajar banyak hal lain, insya Allah, semoga lancar terlaksana, aamiin.

Tepat siang hari sekitar pukul 13.00 materi Google Analytics dan  beberapa masalah perblogan usai didiskusikan. Lega dan senang rasanya, bertambah lagi pengetahuan kita tentang ngeblog. Semoga bermanfaat.  Dan akhirnya, pertemuan para bloggers ini ditutup dengan acara foto bersama para pengajar dan seluruh peserta #NgobrolCantik Blogger Perempuan

Sesaat sebelum memulai kelas.
Sesaat sebelum memulai kelas. Doc. Mutiah Ohorella

 

20150702_111829
Suasana kelas. Doc pribadi

 

Ada yang bengong sendiri (apa takjub
Ada yang bengong sendiri . Doc. Blogger Perempuan

 

Pengajarnya sabar hadapi muridnya yang agak lemot ini hehehe
Pengajarnya sabar hadapi muridnya yang agak lemot ini . Doc. Blogger Perempuan
Foto bareng Blogger Perempuan. Doc. Rani Novariani
Foto bareng Blogger Perempuan. Doc. Rani Novariani

Pia Durian dan Roti Bakso Ayam Lezatto

Posted on Updated on

Roti isi abon, atau isi daging, apalagi isi coklat dan keju rasanya sudah banyak ditemukan dan sering sekali kita konsumsi ya. Makanya, waktu saya dengar ada produk roti dengan isian bakso dan ayam mixed jadi satu saya penasaran. Boleh juga nih buat bekal anak-anak sekolah atau kudapan di rumah teman minum teh hangat ya. Kalaupun sedang di tengah bulan puasa begini, cocok juga koq dimakan hangat-hangat saat berbuka dan sahur.

Nah, kemarin ini setelah berbuka puasa dengan segelas air kelapa, saya dan keluarga mencoba roti isi bakso ayam ditambah satu lagi yang betul-betul yummi favorit anak-anak, pie durian yang legit dan wangi khas buah durian kesukaan keluarga dari sebuah toko kue online. Hmm si bungsu Rahma sampai merem melek makannya hehehe.

Kebiasaan saya dan anak-anak  yang nggak sabaran kalau makan roti isi adalah langsung membuka dan memakan bagian tengahnya. Mmm so yummi. Rasanya jangan ditanya, lezat dan memenuhi selera lidah. Paduan rasa bakso ayam dalam balutan bumbu yang pas di dalam isiannya serta tekstur dan rasa yang enak juga di dalam adonan rotinya bikin nagih, hehehe.

Apalagi waktu mencoba pie duriannya, wah durian kan buah kesukaan kami sekeluarga. Biarpun jarang-jarang mengkonsumsinya, tapi setiap produk olahan dari durian selalu buat penasaran. Begitu juga dengan pie durian ini, dari wanginya saja sudah buat anak-anak “ngiler”.

Nggak sekedar rasa, tapi tercium wangi durian yang khas serta tekstur pie yang sedikit crunchy saat mengunyahnya yang semakin menambah selera.

 

Roti bakso ayam maknyuss
Roti bakso ayam maknyuss

 

Gurih, manis dan harum begitu dibuka dan dicicipi
Gurih, manis dan harum begitu dibuka dan dicicipi

20150701_194028

Aal nambah makan roti bakso ayamnya
Aal nambah makan roti bakso ayamnya

Untuk pilihan kudapan keluarga saya merekomendasikan produk dari toko kue online creme 31 ini yang ternyata variannya banyak. Selain menjual Roti dan Pia, juga menjual Brownies dan Batik Soft Cake yang tak kalah lezatnya.

Cara memesannya juga mudah saja, cukup dengan memesannya via BBM, Whatsapp ataupun Line kita sudah bisa mendapatkan kue-kue produk Creme 31 yang memuaskan selera.

Berikut ini cara berbelanja praktisnya :

  1. Memilih kue mana yang diinginkan
  2. Check out
  3. Transfer pembayaran
  4. Konfirmasi pembayaran, dan
  5. Pengiriman barang

Untuk pemesanan, kita bisa menghubungi contact personnya :

  • WA / Phone : 087823314098, 08996000668
  • PIN BBM : 2718129, 24EAD2CF
  • Line : Goolali