Kanker dan Harapan Kesembuhan

Posted on

Banyak diantara kita yang tak menyadari bahwa dilahirkan ibu, tumbuh dan kembang di dunia  dalam keadaan sehat adalah anugrah Tuhan yang berharga luar biasa. Pemberian cuma-cuma yang yang karena nilainya tak difahami membuat banyak orang akhirnya mengabaikan kesehatannya.

Dulu, mendengar kata kanker hambar saja rasanya. Hanya satu dari sekian penyakit berat  yang menimpa orang-orang di luar sana. Tak terlintas sedikitpun dalam benak bahwa pada suatu hari saya akan berhadapan dengan penyakit itu saat mengetahui dan melihat satu persatu tetangga, teman, sahabat hingga saudara mengidapnya. Bahkan puncaknya, kanker darah merampas kesehatan Mama dan kebersamaannya dengan kami hanya dalam waktu kurang dari satu tahun.

Sejak Mama mengidap Leukemia, rasa ingin tahu saya terpantik pada penyakit itu dan pada kanker jenis apapun. Terlebih, setelah mengetahui bahwa ternyata banyak orang yang saya kenal baik di kalangan teman-teman komunitas menulis maupun selainnya yang tengah berjuang melawannya.

Pada kasus Mama, dan komparasinya dengan kasus-kasus lain serta cara penanganannya saya dapatkan beberapa rumus yang harus sangat diperhatikan dan dipastikan eksekusinya demi kesembuhan pengidap kanker; yakni perubahan konsep makan dan gaya hidup secara radikal.

Mengapa radikal ? ya, karena teraktivasinya sel-sel  kanker ganas di dalam tubuh kita itu ternyata muncul atas izin dari diri kita sendiri yang memiliki pola hidup termasuk konsep makan yang kurang tepat bahkan salah selama ini.

Pola hidup dan konsep makan yang salah adalah penyebab dengan prosentase terbesar yang membuat terpicunya sel-sel kanker untuk aktif dan menyebar secara masif lalu merusak secara sistematis seluruh sel  yang normal.

Pada dasarnya, alam termasuk tubuh kita terjaga keberadaannya dengan baik dan sempurna dikarenakan adanya keseimbangan dalam dinamika sistemnya. Pada saat kita mulai memperlakukan tubuh kita secara tak seimbang sejak itulah masalah bermula. Pola makan dan asupan nutrisi yang salah, kurang istirahat, stress/tekanan bathin yang berlebihan dan kurang olah raga membuat tubuh kita seolah menjadi magnet bagi munculnya masalah-masalah kesehatan terutama kanker.

Untuk hal pertumbuhan sel kanker, ia sangat dipengaruhi oleh seberapa banyak unsur gula yang dikonsumsi serta kondisi pH (Potential Hydrogen) di dalam tubuh. Ingat, sel kanker sangat membutuhkan gula untuk ia bisa berkembang biak serta kondisi pH yang asam. Maka tak peduli seberapa hebat kemotherapy membombardir sel-sel tubuh yang didakwa termutasi sel kanker jika kita masih mengkonsumsi makanan dan minuman mengandung unsur gula yang tinggi serta menghasilkan pH asam  maka seluruh proses therapy itu menjadi tak berguna lagi. Bisa dikatakan, seperti dua orang yang berada di atas kapal laut yang kebanjiran dan akan tenggelam, yang satu membuang air di dalam kapal dengan embernya, yang lain merusak dinding kapalnya, pastilah lama-lama ia akan tenggelam.

Untuk menghindari dan atau menangani kanker kita harus mencapai kondisi tubuh  yang homeostatis yaitu kondisi ideal dalam tubuh saat seluruh funsgsinya berjalan dengan baik. Beberapa katalisator kondisi ini salah satunya adalah nilai pH. Kondisi homeostatis tercapai pada saat nilai asam dan basa seimbang (pH netral) yaitu 7,0 tepatnya di kisaran 7,35 – 7,45. Di sinilah peran mengatur pola makan untuk menjaga agar tubuh dapat selalu dalam kondisi homeostatis.

Di bawah ini akan saya paparkan penjelasan dari John Hopkins University dalam upaya mencegah dan memerangi kanker :

  1. Semua orang memiliki sel kanker dalam tubuhnya. Sel itu tidak terdeteksi dalam standar test bukan karena tidak ada tetapi karena ukurannya yang di bawah satuan minimum (micro).
  2. Apabila seseorang memiliki kekebalan tinggi (imunitas) maka sel kanker akan dihancurkan dan dicegah untuk berkembang.
  3. Apabila seseorang mengalami kemunduran nutrisi (bisa karena genetik/lingkungan hidup/cara makan atau cara hidup) maka sel kanker akan tumbuh dan berkembang biak secara multiple.
  4. Chemotherapy, dicurigai justru berpotensi meningkatkan perkembang biakan sel kanker, dan berefek samping membunuh sel yang masih sehat, merusak liver, ginjal dan paru-paru.
  5. Radiasi mengurangi ukuran sel kanker, tetapi radiasi jangka panjang tidak menghancurkan tumor dan menjadikan keadaan menjadi lebih baik, bahkan sebaliknya membuat sel kanker membentuk kekebalan/resistant dan sulit dihancurkan. Tindakan operasi bahkan terkadang membuat sel kanker menyebar ke bagian tubuh yang lain (metastase).

Maka solusi untuk memerangi sel kanker ini adalah dengan :

  1. Kurangi mengkonsumsi gula, karena gula adalah makanan sel kanker. Gula buatan yang  terbuat dari aspartam itu beracun,  jadi minum madu adalah yang terbaik.
  2. Stop minum susu. Susu membuat tubuh memproduksi jamur/mucus (makanan kanker). Anda bisa mengganti susu dengan soya milk tanpa gula.
  3. Sel kanker senang pada kondisi acid (asam) maka mengkonsumsi daging merah tidak baik untuk seseorang dengan sel kanker. Pertahankan keseimbangan unsur asam dan basa (pH balance) pada pencernaan kita khususnya dengan banyak mengkonsumi sayuran dan buah-buahan.
  4. Mengkonsumsi buah-buahan sangat baik untuk membantu tubuh menghasilkan sel sehat, terutama :Tomat, Beet, Wortel, Apel, Manggis.
  5. Kurangi minum kopi, perbanyak minum air putih.
  6. Jaga kebersihan usus karena fili-fili usus yang bersih adalah kunci percepatan regenerasi sel.

Paparan saya di atas berdasar atas  pengalaman seorang teman yang sempat mengidap kanker payudara dan kini dinyatakan bersih dari sel ganas tersebut. Mendengar penjelasannya dalam upayanya memberantas sel kanker yang menggerogoti tubuhnya dan kemudian berhasil mengalahkannya menumbuhkan harapan baru bahwa siapapun pengidap kanker tak harus berpadam semangat. Anda tidak sendiri, banyak sekali pasien kanker yang dapat sembuh dan bangkit kembali menata hidup dan cita-citanya.

Untuk menambah referensi anda tentang penanganan kanker anda bisa mendapatkannya di UNIWIWIED dan Lavender Ribbon Group atau follow twitter mereka di @UniWiwied dan @TamanLavender.

Karena usia kita berarti, dan kanker bisa disembuhkan, insya Allah.
Keep Loving

Iklan

7 thoughts on “Kanker dan Harapan Kesembuhan

    nengwie said:
    14/03/2015 pukul 6:52 am

    Hatur nuhuun kangge infonya teh Win…

    Betul sekali, dengan izin Allah SWT, penyakit kanker bisa sembuh..
    Jd ingat sahabat yg sudah divonis tinggal bbrp bulan lagi krn sudah stadium 4, dgn izin-Nya bisa sembuh ..alhamdulillah….

    Suka

      winny widyawati responded:
      14/03/2015 pukul 7:15 am

      Alhamdulillah, senangnya. Senangnya sembuh dari sakit itu apalagi kanker pasti dahsyat ya teh Wie. Semoga kita semua selalu dikarunia kesehatan ya, aamiin.

      Disukai oleh 1 orang

        nengwie said:
        14/03/2015 pukul 11:13 am

        Iya betul sekali teh Win..

        Aamiin..

        Tp memang menjaga asupan itu penting sekali ya teh, terasanya kadang setelah bbrp tahun ke depan.

        Suka

    adhyasahib said:
    15/03/2015 pukul 1:38 am

    ingormasi yg bermanfaat sekali,terima kasih 🙂

    Suka

    Fikri Maulana said:
    15/03/2015 pukul 6:42 am

    Disetiap penyakit pasti ada keinginan untuk sembuh yang sangat besar bagi yang mengidapnya 🙂

    http://www.fikrimaulanaa.com

    Disukai oleh 1 orang

    Rachmat Amienullah said:
    25/03/2015 pukul 7:48 am

    semoga penderita kanker di seluruh dunia diberi kesabaran dan segera di angkat penyakitnya oleh Allah SWT

    Disukai oleh 1 orang

Terima Kasih telah berkenan hadir, kesan anda sangat berarti :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s