Cermin Terbalik

Posted on Updated on

Mitsaqan Ghaliza

Katanya, dibalik seorang pria yang sukses ada wanita hebat di belakangnya, entah itu ibunya ataupun istrinya. Aku percaya quote ini benar-benar terjadi pada banyak orang, itu sebabnya jika aku menemukan kisah seorang inventor atau para perintis kemajuan yang kukagumi, aku lalu mengendap-endap, memutar ke belakang, mencari tahu siapakah perempuan yang menjadi bagian indah tokoh ini.

Meskipun  acapkali kecewa, karena rupanya tak mudah menemukan sosok-sosok wanita yang dicari itu. Karena mungkin sifat dari ketulusan itu  membuat para wanita-wanita hebat itu tak menginginkan yang lebih dari sekedar berdiri di balik layar. Dan mencukupi dirinya dengan segala pengabdiannya sampai akhir.

Serupa jauhnya bumi dengan langit. Seperti cermin yang terbalik. Pada diriku, justru terjadi sebaliknya. Kesuksesanku, adalah karena kesabaran dan ketegaran suami mendampingiku selama ini. Meskipun ukuran kesuksesanku itu dalam makna ; aku bahagia menjalani peranku sebagai ibu dan istri di dalam keluarga kecil kami.

Suamiku selalu mendahuluiku dalam hal kesabaran. Menggenapkan wajibnya tanpa setuturpun keluhan. Ia selalu ada untukku dan anak-anak terutama pada saat-saat genting dan penting kami.

Di masa kecil, aku dan Papa tak begitu dekat. Itu sebabnya, bahagiaku teramat besar melihat anak-anak kepada ayahnya begitu lekat. Apalagi suamiku seorang yang jenaka namun juga mesra. Rumah akan tiba-tiba terasa sepi jika ia pergi.

Sepanjang kebersamaan, suamikupun tak pernah berbicara dalam nada tinggi. Jika hatinya gusar, ia lebih memilih diam dan menjauh. Aku tahu, itu caranya agar tak bisa menyakitiku walau hanya dengan seucap kata. Dia guruku, namun juga sahabatku. Bagi kami, dialah kehormatan kami.

Aku tak sampai harus menghiba, karena aku memang hanya seorang perempuan biasa. Namun dari sejak semula, ia telah dan selalu membuktikan cintanya. Menjaga dan merawat keutuhan kami dengan seluruh kekuatannya. Meski sejatinya, tetaplah ia hanya seorang manusia biasa dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

Aku tak mungkin tuliskan belasan tahun suka duka hanya dalam selembar halaman virtual ini. Jugapun karena kami hanyalah orang-orang biasa yang masih tertatih belajar dalam sejenak usia yang dipinjamkan Tuhan. Belum pantas untuk dibicarakan, apalagi menjadi teladan.

Malu sebenarnya menuliskan hal yang mungkin tak penting bagi orang lain jika saja aku tak berfikir ini bisa menjadi pengingat bagi diri. Bahwa tak peduli sedahsyat apa kehidupan, asalkan suami yang baik yang menjadi teman. πŸ™‚

Woman is reflection of her man. If you love her to the point of madness, she will become it.
(Brad Pitt)

“Tulisan ini disertakan dalam Giveaway Novel Perjanjian yang Kuat,”

Iklan

31 thoughts on “Cermin Terbalik

    faziazen said:
    08/01/2014 pukul 8:11 pm

    wah sudah belasan tahun, saya baru 2 tahun ^^

    Suka

      winny widyawati responded:
      08/01/2014 pukul 8:22 pm

      semoga sampai ke belasan tahun itu sampai berpuluh tahun lagi dalam kebahagiaan ya πŸ™‚

      Suka

    Arifah Abdul Majid said:
    08/01/2014 pukul 8:34 pm

    wah alhamdulillaah mak Winny bersyukur bgt diberi imam yang baik ^^ Semoga selalu Saqinah yaa..

    Suka

      winny widyawati responded:
      08/01/2014 pukul 8:38 pm

      aamiin, terima kasih do’anya ya mak Arifah, semoga yg lebih baik dan lebih indah jg utk mak Arifah dan keluarga ya, πŸ™‚

      Makasih kunjungannya mak cantik πŸ™‚

      Suka

    Ade Anita said:
    08/01/2014 pukul 9:47 pm

    Semoga kalian berdua senantiasa hidup saling mencintai dan saling memiliki

    Suka

      winny widyawati responded:
      08/01/2014 pukul 10:07 pm

      Aamiin ya Rabb, terimakasih ya mbak Ade sayang πŸ™‚

      Suka

    Emak Gaoel said:
    08/01/2014 pukul 10:03 pm

    subhanallaah, indahnyaa..senang membacanya…semoga rumah tangga mak winny selalu dilimpahi rahmat Allah SWT…aamiin

    Suka

      winny widyawati responded:
      08/01/2014 pukul 10:06 pm

      makasih mak Winda, terimakasih do’anya ya, semoga yang lebih baik dan lebih indah untuk mak Winda sekeluarga ya,aamiin πŸ™‚

      Suka

    lovelyristin said:
    08/01/2014 pukul 10:51 pm

    Kayaknya rata2 gtu ya para lelaki itu klo lg marah, diam dulu, menjauh dulu.. Kita bnr2 dicuekkin abis! Hihihi.. Aduh klo dah gtu aku galau berat deh mbak ahhahahahahaa…

    Suka

      winny widyawati responded:
      09/01/2014 pukul 8:50 am

      hihih sama mbak, diam yang bikin galau itu ya πŸ˜€

      Suka

    Tanti Amelia said:
    08/01/2014 pukul 11:05 pm

    duuh.. syahdu banget mbak Winny.. apalagi mendengar lagunya..

    Suka

    punyahannawilbur said:
    09/01/2014 pukul 5:02 am

    Mengharukan. Iya, saya juga sering merasa, kalau ada kebaikan pada diri sendiri, justru itu karena dukungan suami :’). Mksh Mak, ya…

    Suka

      winny widyawati responded:
      09/01/2014 pukul 8:52 am

      Betul mbak, semoga bisa menjadi istri yang tahu berterima kasih dan bisa selalu bersyukur ya πŸ™‚

      Suka

    Ani Rostiani said:
    09/01/2014 pukul 10:15 am

    terharu membaca ketulusan kasih dari seorang suami, sebab teteh jadi ingat kebaikan suami teteh juga. Benar, sejatinya dialah penentu kesuksesan kita sebagai seorang istri. Semoga kita senantiasa dapat bersyukur ya, neng Win

    Suka

      winny widyawati responded:
      09/01/2014 pukul 10:21 am

      Aamin, semoga ya Teh, Terima kasih atas kunjungannya teh Ani sayang πŸ™‚

      Suka

    rodamemn said:
    09/01/2014 pukul 11:22 am

    haru biru…. πŸ™‚ huaaaa

    Suka

    Sie-thi said:
    10/01/2014 pukul 12:22 pm

    Keluarganya harmonis ya mba… πŸ™‚

    Suka

      winny widyawati responded:
      10/01/2014 pukul 1:11 pm

      sama aja dgn keluarga lain teh Siti, malah masih harus belajar terus ni πŸ™‚

      Makasih ya teh udah menyempatkan mampir disini ya πŸ™‚

      Suka

    Muna Sungkar said:
    13/01/2014 pukul 3:43 pm

    Wah udh belasan thn Mbak? Moga2 thn2 mendatang semakin bahagia yah.. πŸ™‚

    Suka

    Orin said:
    20/01/2014 pukul 2:47 pm

    Subhanalloh…smeoga bahagia selalu bersama suami ya mbak Winny πŸ™‚

    Suka

    desinamora said:
    22/01/2014 pukul 10:46 am

    mak winnyyy… teduh n adem banget tulisannya .. kurang panjang mak , hehhe nagih

    Suka

      winny widyawati responded:
      22/01/2014 pukul 12:31 pm

      alhamdulillah, makasih cantik, moga nggak kapok main2 kesini ya ^_^

      Suka

        desinamora said:
        22/01/2014 pukul 9:08 pm

        hehehe iya maakk.. brasa kurang ceritanya hihi.. insy mak πŸ™‚

        Suka

        winny widyawati responded:
        22/01/2014 pukul 9:16 pm

        kurang panjang ya, hehe maluuu gak ada yg bisa buat diceritain ^_^

        Suka

        desinamora said:
        22/01/2014 pukul 10:02 pm

        ada maakk.. banyak. mungkin buat mak winny udah biasa, jd brasa gak seru nulisnya, padahal kan bisa luar biasa bwt readers πŸ™‚

        Suka

    leyla hana said:
    29/01/2014 pukul 11:05 am

    Suami istri saling melengkapi ya.. makasih sudah ikut GA saya πŸ™‚

    Suka

      winny widyawati responded:
      29/01/2014 pukul 7:06 pm

      sama2 mbak Hana, terima kasih kembali mbak πŸ™‚

      Suka

Terima Kasih telah berkenan hadir, kesan anda sangat berarti :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s