IBU, Cinta Tanpa Akhir

Posted on Updated on

Ini tentangmu Mama …
Tentang nafas yang berdesir di dadaku, yang hela dan hembus di setiap waktu
Tentang ribuan mil perjalanan darah di pembuluhku, yang terkadang sendat namun acapkali laju
Tentang gugusan sel dan struktur DNA berpita-pita, yang merancang membangun jagatku

Berjuta kisahku selalu berujung padamu
Bagaimana tidak ?
Sedang sungging senyumku, kerut di dahiku, cuping di hidungku bahkan tahi lalatkupun diwariskan olehmu
Bagaimana bisa bukan tentangmu
Sedang segala yang kupunya bermula darimu

Adalah mama guruku pertama di dunia
Jauh sebelum mengeja huruf, dan menghitung angka
Mama telah mengajariku kehidupan
bahkan sejak di dalam kandungan
Mama pula yang menunjukkan padaku harapan

Sembilan bulan mama, maafkanku telah sesakkan rahimmu dalam kesempitan
Menambahkan padamu berat dan semakin berat lagi menanggung kepayahan
Namun tak pernah ada tagihan, tiada pernah kau menganggap itu semua sebagai hutang
Semua pengorbanan selalu kau sembahkan dalam bening ketulusan

Aduhai, lalu beginilah keadaanmu …
Genangan cair ketuban itu
Pedih dan mulas yang melilit garba itu
Keringat kepanikan yang membekapmu
Deras cucuran darah dan bayang-bayang maut
Seribu sakit berpadu menikam ketabahanmu

Allahu … sayangilah Mamaku …
Kutahu bahkan setetespun keringatnya tak dapat kutebus dengan sejuta penghargaanku
Maka bagaimana lagi dengan ribuan sesapan air susu
Yang telah menjadi darah daging dan tulang sumsumku

Ahh … Ini tentangmu Mama
Tentang kisah-kisah yang pernah kau bagi kepadaku
Tentang nasehat sederhana seorang ibu
Bahwa kita perempuan harus setegar karang namunpun selembut salju
Meski kala itu aku heran namun kutetap mengangguk setuju
Kuberjanji dalam hati suatu saat pasti akan kutanyakan hal itu lagi padamu

Sayang seribu sayang
Mama tak sempat tuntaskan ajaran
Hanya pelukan kala mama kan berangkat ke tanah kenabian
Sedu sedan mama tak kan kulupakan
Memohon maaf padaku bahwa Mama belum benar menjadi ibu
Bahwa sesungguhnya kepada Tuhan Mamapun malu

Ahh Mama, betapa rinduku
Andai waktu dapat kukembalikan
Hanya satu yang ingin kulakukan
Memeluk Mama dan kukatakan betapa kumencintaimu

Kini hanya do’a yang mempertemukan
Namun sayangku tak kan berubah meski yang kutemukan hanya sekeping batu nisan
Kita hanya terhalang selapis tabir
Suatu ketika kan terbuka jua
Dan tak lama lagi kita bisa segera berjumpa
Insya Allah

Selamat Hari Ibu Mama
Peluk ciumku untukmu

Image

Tulisan ini saya dedikasikan untuk alamarhumah Mama
Dan seluruh perempuan berhati keibuan di seluruh dunia

Selamat Hari Ibu
22 Desember 2013

Image

Iklan

20 thoughts on “IBU, Cinta Tanpa Akhir

    danirachmat said:
    22/12/2013 pukul 12:28 pm

    Indah mba winny puisinya..

    Suka

    Julie Utami said:
    22/12/2013 pukul 12:28 pm

    Selamat Hari Ibu nak Winny. Nak Winny sendiri juga sudah jadi ibu sejati dengan segala sikapnya yang patut dicontoh anak-anak. Hakikatnya ibu itu seperti bumi, tanah tempat berpijak yang bisa menghidupi manusia di sekitarnya. Dan nak Winny sudah melakukan itu.

    *pelukan dan salaman*

    Suka

      winny widyawati responded:
      23/12/2013 pukul 9:47 am

      *Peluk hangat ibuku bunda Juli Utami*
      Selamat Hari Ibu juga utk Ibu yg shalihat, semoga selalu dalam nikmat sehat dan bahagia.:)

      Suka

    Iwan Yuliyanto said:
    22/12/2013 pukul 12:38 pm

    Selamat hari ibu buat mamanya, semoga damai di alam barzakh, melihat anak-anaknya bahagia.

    Suka

      winny widyawati responded:
      23/12/2013 pukul 9:50 am

      Terimakasih do’anya utk mamaku mas Iwan,semoga yg lebih baik dan lebih indah utk ibunda mas Iwan ya. aamiin

      Suka

    Bunda Aisykha said:
    22/12/2013 pukul 1:39 pm

    Peluuuukk mba winny,,

    Suka

    mia fauzia said:
    22/12/2013 pukul 6:11 pm

    Selamat hari Ibu untuk ibunya :’) dan selamat hari bu buat Mba Winny juga 🙂

    Suka

      winny widyawati responded:
      22/12/2013 pukul 6:14 pm

      terimakasih sayang, selamat hari ibu jg bwt mb Mia ya 🙂

      Suka

    Titis Ayuningsih (@titis_blog) said:
    22/12/2013 pukul 10:56 pm

    Selamat Hari Ibu Mak Winny 🙂

    Jangan lupa mbak untuk selalu mendoakan Ibunya yang sudah tenang di alam sana 🙂 *kunjungan perdana dan salam kenal* hehe

    Suka

      winny widyawati responded:
      23/12/2013 pukul 9:52 am

      Terimakasih mbak Titi sayang,selamta hari ibu juga ya.
      Terimakasih juga atas kunjungannya,salam kenal 🙂

      Suka

    Nchie Hanie said:
    22/12/2013 pukul 10:58 pm

    aahh mau memeluk mak winny
    semoga Mama Mak Winny selalu di berikan tempat yang indah di sisiNya 😀

    cuma ingin mengucapkan selamat hari Ibu 😀

    Suka

      winny widyawati responded:
      23/12/2013 pukul 9:53 am

      *peluk teh Nchie juga*
      Aamiin terimakasih do’anya ya
      Selamat hari ibu juga mak 🙂

      Suka

    jampang said:
    23/12/2013 pukul 5:30 am

    hidup para ibu!

    Suka

    Tita_jodie said:
    23/12/2013 pukul 12:31 pm

    ibu, perempuan berwajah surga. begitu saya menyebutnya. 🙂

    Suka

      winny widyawati responded:
      23/12/2013 pukul 6:19 pm

      Sebutan yang indah untuk sosok terindah kita mbak Tita 🙂

      Suka

    dwina Yusuf said:
    23/12/2013 pukul 1:29 pm

    aaakkk…terharu bacanya. Nangis lg deh.
    selamat Hari Ibu ya, mbaku yg cantik….

    Suka

      winny widyawati responded:
      24/12/2013 pukul 5:16 am

      Selamat hari ibu juga mbak Dwina yg super cantik 🙂

      Suka

Terima Kasih telah berkenan hadir, kesan anda sangat berarti :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s