Akan Kupastikan

Posted on Updated on

“Sshhppp …..”

Tiba-tiba aliran listrik mati. Kemanapun melihat yang nampak hanya pekat. Seketika suasana diselubung sepi, hanya suara curah hujan yang sesekali ditingkah gemuruh guntur.

Hampir dua hari sekali ada pemadaman listrik, apalagi jika hari hujan berpetir-petir. Tapi tak ada keluh anak-anak seperti ini lagi :

“Yaaahh …” dengan nada kecewa setiap kali lampu dan kawan-kawannya sesama perangkat elektronik mati berjamaah. Mungkin karena saking seringnya pemutusan aliran listrik terjadi di daerah kami ya, jadinya mereka sudah pasrah saja.

Maklumlah, Bogor kan kota hujan, setiap kali ada tanda-tanda hujan lebat apalagi disertai petir dan guntur, setiap kali itu pula saya bersiap mencari lilin dan korek api.

“Mi, nyanyi lagu yang Afgan itu dong Mi” tiba-tiba Kakak Zahra nyeletuk sambil memain-mainkan bayangan jarinya di dinding.

“Jangan  Mi, yang Kizuna aja” Faishal protes.

“Gak ah, yang itu bosenin. Yang Afgan aja lah Miii, pliiiisss” si Kakak tak mau mengalah.

“Ya udah, tapi abis Afgan ganti Kizuna yaa” akhirnya Faishal menyerah.

Zahra  dan Faishal memang suka rebutan request lagu kalau sudah gelap-gelapan begitu.  Bahkan bukan cuma judul lagu, grip nada gitarpun bisa jadi bahan rebutan juga, padahal seringnya, nada gitar kemana, nada suara mereka kemana juga  hehehe.

Berkumpul di atas kasur bersama anak-anak saat malam berhujan dan tiada lampu itu  menghangatkan hati,  it’s the best moment ever I have. Meski setiap menemani anak-anak belajar kami biasa berbincang, tapi tak ada yang dapat mengalahkan suasana kebersamaan saat satu-satunya energi dan cahaya hanya berasal dari pendaran lilin.

Tiga tahun yang lalu  setiap kali ada pemutusan aliran listrik, saya masih cukup terbantu dengan notebook mungil yang dibeli memang untuk keperluan saya menulis sekaligus untuk  membantu belajar anak-anak. Setiap kali ada pemadaman listrik di tempat kami, anak-anak masih bisa explore macam-macam untuk keperluan membuat pekerjaan rumahnya meski keadaan ruangan gelap gulita.

Jika PR sudah selesai, mereka masih bisa mencari postingan-postingan bagus via internet baik berupa tulisan ataupun video. Faishal biasanya senang mengunggah gambar-gambar wajah atau gedung-gedung indah  di internet, karena dia suka dan pandai sekali membuat sketsa. Beberapa sketsanya sering menghiasi mading di sekolahnya. Sedang Zahra senang dengan segala hal yang bersentuhan dengan handycraft. Banyak kreasinya yang ia dapat idenya dari internet.

Tapi sekarang menggunakan notebook saat aliran llistrik putus itu akan berarti kekecewaan, karena daya tahan baterainya yang rendah hanya menjanjikan keasyikan yang tak tuntas, meski sebelumnya saat listrik menyala notebook itu dalam keadaan recharged. Jangankan dipakai untuk bermacam aktivitas, sekedar membuka media sosial pun bisa melahap waktu bermenit-menit karena cuaca yang tak bersahabat, bagaimana pula jika digunakan untuk browsing dan terlebih bermain games, notebook lekas menjadi panas, sedang daya baterainyapun cepat habis.

Saya tak ingin berandai-andai, saya hanya punya cita-cita dan sedang berusaha keras mendapatkan notebook yang lebih baik sehingga bisa menemani aktivitas saya menulis dan untuk anak-anak belajar, terutama disaat-saat tak nyaman seperti ini. Listrik bisa mati berkali-kali, tapi apakah kreasi dan keceriaan anak-anakpun harus ikut mati ? Akan kupastikan itu tak boleh terjadi.

Acer Aspire E1-432, satu produk notebook mutakhir dengan kelengkapan fiturnya yang canggih, dibalut penampilannya nan menawan, terutama dimensinya yang super ramping (30% lebih tipis dibanding produk-produk sekelasnya)  serta didukung performa Intel® Processor di dalamnya menjadikan Acer E1 Slim Series ini berkinerja secara sangat efektif. Sangat tepat untuk memenuhi sebesar-besarnya kebutuhan anak-anak belajar.

Dengan TDP hanya 15 Watt saja beriringan dengan baterai 4-cell (2500mAh)nya,  membuat daya tahan baterainya lebih tinggi bahkan hingga 6 jam untuk konten multimedia dan atau 3-4 jam jika digunakan untuk bermain games. Kehadirannya teramat dinanti untuk rumah kami yang sering disinggahi pemutusan aliran listrik di  malam hari.

Meski berusaha untuk selalu mengajarkan kesederhanaan kepada anak-anak, tapi untuk urusan pendidikan mereka kami inginkan yang terbaik. Dan suatu keberkahan, yang terbaik itu ternyata tak selalu mahal. Untuk standar keluarga kami, harga yang diawarkan Acer untuk E1 slim seriesnya ini cukup terjangkau, dari yang kami ketahui di web-nya adalah IDR Rp.4.749.000 saja. Suatu investasi berharga, mengingat manfaatnya yang besar untuk kebutuhan keluarga.

aspire-e1-432

acer e1 432 menyamping

“Udah ya, tangan Umi pegel niy, Umi cerita aja ya”  Saya melepas jemari dari dawai gitar dan meletakkannya bersandar dinding.                                                                                                                                                                                                                             Mereka anak-anakku yang manis, tak banyak membantah kalau urusannya sudah cerita. Yang satu mengangguk-anggukkan kepala, yang lain berbinar mata, dua lagi menajam dengar telinga. Ranjang terasa semakin hangat kala mereka berempat semakin merapat. Aiih senangnya menatap paras mereka dalam temaram sinar lilin nampak antusias, sementara di luar gemericik hujan masih belum tuntas.

Malam itu saya bercerita tentang Alif, seorang anak yang kisahnya saya ambil dari novel Negeri Lima Menara karya A Fuadi. Bahkan filmnyapun berkali-kali sudah anak-anak nikmati. Tapi nampaknya mereka tak pernah bosan menyimak cerita ini. Kisah tentang seorang anak yang berasal dari tanah Minang  di Sumatra Barat, yang rela bersekolah di tempat yang jauh dari orang tuanya. Di sebuah pesantren di timur Jawa ia menanam ilmu dan pemahaman demi menuai cita-citanya kelak.

Prinsip hidup Alif  berkali-kali kusampaikan kepada anak-anak, berharap dapat diingat dan terhujam di dada mereka. Bahwa jangan sekali-kali meremehkan mimpi. Tak boleh merendah-rendahkan cita-cita. Mereka bisa bermimpi apa saja setinggi apa mereka ingin menjadi, karena tak ada mimpi yang terlalu besar dan tinggi dihadapan Tuhan.

“Belalah mimpi kalian, perjuangkan. Dan, iringi dengan do’a, pasti akan Allah wujudkan. Sungguh, DIA Maha Mendengar. ‘Man jadda wa jada’. Kalian Ingat artinya apa Nak ?”

Tak perlu berlama-lama menunggu jawaban, serentak anak-anak menjawab dengan lugas :

“Siapa bersungguh-sungguh, pasti akan berhasil !” tanpa sadar, mereka sama mengepalkan tangan mungilnya.

“Pinteeer. Do’ain Ummi bisa dapat notebook tipis dari Acer  ya nak, biar kita bisa terus belajar “

Malam itu masih berintik hujan, dan rumah masih berselimut kelam. Tapi akan kupastikan, kami tak akan kehilangan kebersamaan dan juga harapan.

Pada pundak lemahku, Allah titipkan amanah berat mendidikmu, tapi pada indah senyummu, DIA sematkan cinta di hatiku.
Pada pundak lemahku, Allah titipkan amanah berat mendidikmu, tapi pada indah senyummu, DIA sematkan cinta di hatiku.

“Tulisan ini diikutsertakan dalam event “30 Hari Blog Challenge, Bikin Notebook 30% Lebih Tipis” yang diselenggarakan oleh Kumpulan Emak Blogger (KEB) dan Acer Indonesia.”

Iklan

23 thoughts on “Akan Kupastikan

    Ida Nurlaila said:
    06/11/2013 pukul 11:16 am

    bantu doain deh…sukses mak, kisah yang kereen.

    Suka

    hana said:
    06/11/2013 pukul 11:21 am

    Ngedem disini sambil antri 🙂

    Suka

    Chrismana"bee" said:
    06/11/2013 pukul 11:29 am

    Semoga menang ya mbak, biar saat mati lampu bisa browsing dengan laptop baru 😀

    Suka

    debapirez said:
    06/11/2013 pukul 11:37 am

    wah…jd pengen beli Notebook-nya jg 🙂

    Suka

    rodamemn said:
    06/11/2013 pukul 1:23 pm

    aamiin untuk doanya, sukses mak 🙂

    Suka

    Rahmah said:
    06/11/2013 pukul 1:25 pm

    semoga pasti yah mak 🙂

    Suka

    @damae53 said:
    06/11/2013 pukul 4:56 pm

    terharu, mak.. kadang aku mengabaikan “man jadda wa jadda”, tp anak2 emak yg masi kecil2 malah mengingatkan saya. malu saya. 😦

    Suka

      winny widyawati responded:
      06/11/2013 pukul 9:43 pm

      mereka suka banget kisah di Negeri 5 Menara itu mak, Novel dan filmnya udh mereka hafal benar saking seringnya baca dan nonton.
      Ga usah malu, kita sama aja koq mak 🙂

      Suka

    The Others said:
    06/11/2013 pukul 6:49 pm

    Wah mati lampu emang buat acara browsing jadi terhambat…
    BTW anak2 mbak Winny mempunyai jiwa seni spt ibunya ya? 🙂

    Suka

      winny widyawati responded:
      06/11/2013 pukul 9:45 pm

      🙂 mudah2an yg mereka warisi dr orang tuanya yg baik2nya saja. Faishal senang menggambar, Zahra senang berkreasi dgn benda2. Tapi, masih bahan asahan mbak Reni, anak2 saya belum jago. Cuma hobi aja 🙂

      Suka

    nurme said:
    06/11/2013 pukul 9:40 pm

    Menyenangkan ya Teh berkumpul bersama anak-anak *ngiri baca tulisan teteh ini.

    Best Mom!

    Suka

      winny widyawati responded:
      06/11/2013 pukul 9:48 pm

      Ipie juga is the best Mom, setidaknya utk keponakan2 sekarang.
      Itu bekal yg baik buat nanti pada saatnya menjadi ibu sesungguhnya yg luar biasa. 🙂

      Suka

        nurme said:
        06/11/2013 pukul 9:55 pm

        Aamiin.. Aamiin.. Aamiin YRA
        Insya Allah, sementara ini menjadi Wofit ajah dulu 🙂

        Nuhun teteeeh

        Suka

    Nia K. Haryanto said:
    07/11/2013 pukul 5:01 am

    Semoga doa Ummi terkabul. Sukses, Maaak 🙂

    Suka

      winny widyawati responded:
      07/11/2013 pukul 7:17 am

      aamiin, makasih support do’anya ya mak Nia caantik 🙂

      Suka

    Abdul Cholik said:
    07/11/2013 pukul 10:23 am

    Setiap ada laptop yang bagus jadi pengin beli deh.
    Semoga berjaya dalam challenge ini

    Dengan bangga saya mengundang sahabat untuk mengikuti kontes unggulan di BlogCamp. Salah satu hadiahnya adalah voucher menerbitkan buku.
    Silahkan cek http://abdulcholik.com/2013/11/01/kontes-unggulanproyek-monumental-tahun-2014/

    Salam hangat dari Surabaya

    Suka

      winny widyawati responded:
      07/11/2013 pukul 10:51 am

      aamiin, teriima kasih do’anya pakde.
      Saya siap bertarung jg di KUPM-nya pakde, insya Allah 🙂

      Suka

Terima Kasih telah berkenan hadir, kesan anda sangat berarti :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s