Sehari Bersama Chef Arnold Poernomo

Posted on Updated on

Sekedar sharing kegiatan akhir pekanku kemarin di hari sabtu 19 Oktober 2013.  Tak menyangka, berawal dari iseng ikutan kuis menjawab pertanyaan salah satu admin komunitas KEB (Kumpulan Emak Blogger), aku dapat tiket gratis untuk bisa ikut event Food Cooking Demo with Chef Arnold Poernomo yang diselenggarakan oleh Fiesta Seafood di Kuningan City Jakarta bersama 19 sahabat blogger Jakarta dan Bandung.

Karena aku termasuk penggemar acara Master Chef Indonesia di salah satu televisi swasta itu, aku cukup mengenal Chef Arnold ini yang pada program televisi itu beliau menjadi salah satu jurinya.

Setelah mendekati waktu yang ditetapkan aku tak kunjung mendapat telpon dari penyelenggara acara dalam hal ini adalah dari fihak Fiesta Seafood, akhirnya datang juga kabar baik yang memastikan aku bisa ikut event tersebut. Begitu telfon dari mbak Nur (fihak Fiesta Seafood) ditutup, “terbanglah” aku ke kamar mandi dan segera bersiap, menyambar pakaian mana saja yang nampak tak pakai pilih-pilih (yang penting matching sama kerudungnya :D).

Agak terlambat datang dari waktu yang seharusnya, tapi ternyata acara memang belum dimulai. “Lucky me” bisik hatiku, dan karenanya aku bisa mengantri tiket yang telah disiapkan tanpa harus lama mengantri dan cukup leluasa memilih tempat duduk yang nyaman untuk ruang pandangku.

Sayangnya, sampai beberapa waktu aku tak menemukan kawan KEB satupun di ruang itu, jadilah aku menikmati beberapa sessi acara tanpa berbincang dengan siapapun di sebelahku. Barulah, sekitar setengah jam kemudian seseorang yang nampaknya kebingungan mencari-cari tempat untuk duduk terdampar di sebelahku. Dan taraaa …! ternyata dia salah seorang member komunitas KEB, namanya mbak Fransiska Asri, alhamdulillaah, akhirnya ada teman bisik-bisik juga hehehe.

Setelah beberapa session acara berlalu, yang dimulai dengan ice breaking, dimana sang master ceremony mengajak peserta FCD bergoyang caesar, dan membagikan tiga doorprize, tibalah saat dimana sang bintang acara yakni Chef Arnold Poernomo yang sengaja datang dari Sidney Australia berjalan menuju panggung utama dimana telah disediakan meja dan lengkap peralatan memasak serta bahan-bahannya yang telah terpajang sejak sebelum acara dimulai.

Bisa dibayangkan betapa riuhnya suasana, saat banyak peserta FCD berseru memanggil nama sang juri master chef Indonesia 3 itu datang dari arah pintu masuk. Banyak yang mengagumi, tak sedikit pula yang hanya tersenyum saja. Apalagi saat ada sessi tanya jawab dengan sang Chef, ada aura menggelikan di ruangan. Banyak gadis manis tersipu dan gugup dibuatnya. Tak peduli sang Chef dikenal seorang yang “jutek” dan asal bicara, bahkan banyak yang tak bisa menangkap apa yang dia ucapkan dari atas pentas dapurnya, tapi aroma keterpesonaan sangat terasa 😀

Akhirnya euphoria peserta reda juga, saat sang Chef mulai bersiap memperagakan keahliannya. Dengan santai, sambil memasang aphronnya, Chef Arnold menjawab beberapa pertanyaan MC yang terkesan menggodanya. Kehadiran William dan Melly peeserta lomba master chef Indonesia 3 pun menambah meriah suasana.

Oya, MC untuk acara-acara seperti ini memang perlu piawai dalam mencairkan suasana ya, apalagi dengan guest star yang pendiam seperti Chef Arnold. Beberapa kali sang Chef dibuat tersenyum oleh sang master ceremony, tapi ia tak pernah bisa dibuat terpingkal-pingkal. Mmm soal ini memang MCnya tak terlalu jenaka juga, mungkin karena ini memang event cooking demo, bukannya acara humor.

Ada hal-hal baru yang saya dapat dari ilmu memasak yang dipertunjukkan oleh Chef Arnold ini, diantaranya adalah saat ia sedang memperagakan cara memasak sup jagung dengan shrimp tofu dari fiesta seafood. Ternyata, untuk membuat sup jagung terasa lebih gurih dan beraroma jagung lebih kuat, si jagung sebelumnya harus dibakar terlebih dahulu. Sedikit gosong yang timbul di permukaan jagungnya justru itu yang menambah aroma pada supnya nanti.

Dan yang lainnya, saat jagung sudah selesai dibakar, lalu dipipil dan dipisahkan dari bonggolnya, pada saat direbus ternyata bonggol jagungnya ikut direbus juga. Barulah tiba waktunya menumis bawang sampai cream dan sebagainya, si bonggol tadi tak dipakai lagi.

Satu lagi yang baru buatku adalah pada saat pembuatan mayonaise. Biasanya di rumah, aku selalu membuat mayonaise yang terbuat dari bahan telur lengkap (kuning dan putihnya) plus minyak zaitun dan bumbu-bumbu lainnya. Sedang mayonaise ala Chef Arnold ini hanya menggunakan kuniing telur yang dicampur minyak zaitun dan tambahan mustard, dan tentu saja plus yang lainnya seperti saus sambal dan pasta tomat dll.

Yang pasti, sepanjang acara aku merasa mendapat banyak hal, ilmu baru sekaligus keceriaan. Meskipun beberapa kali petugas audio visual bekerja kurang memuaskan, akhirnya para peserta dapat kembali pulang dengan kenangan dari foto bersama sang juri master chef indonesia 3 itu. Dan tak lupa, sebelum keluar dari pintu ruangan, setiap peserta mendapatkan souvenir yang cantik.

Terima kasih KEB, atas kesempatan yang manis ini, semoga akan ada kesempatan-kesempatan yang lebih baik lagi ke depan dimana aku bisa lebih banyak belajar.

#Pamit

FCD2

FCD3

FCD1

FCD4

FCD5

FCD6

pemenang lomba live tweet terbanyak boleh berfoto bersama sang Chef, ada perwakilan satu orang dari KEB, yaitu mak Fransiska Asri, berdiri dengan menggunakan sweater berwarna terang di sebelah kanan Chef Arnold
pemenang lomba live tweet terbanyak boleh berfoto bersama sang Chef, ada perwakilan satu orang dari KEB, yaitu mak Fransiska Asri, berdiri dengan menggunakan sweater berwarna terang di sebelah kanan Chef Arnold

FCD10

FCD11

Iklan

7 thoughts on “Sehari Bersama Chef Arnold Poernomo

    ayanapunya said:
    23/10/2013 pukul 11:07 pm

    waa jadi kangen masterchef 😀

    Suka

    lovelyristin said:
    24/10/2013 pukul 2:50 am

    Aaa… Beruntungnya bs bersama chef ganteng dan liat demo masaknya hehe.. Pengen juga ^^

    Suka

      winny widyawati responded:
      24/10/2013 pukul 4:56 am

      hehe masih ada koq gelar FCDnya di P. Jawa, sesudah di Jakarta dan Bandung ini saya dengar akan diselenggarakan di Yogya kalau saya nggak salah mbak

      Suka

    novianadewi said:
    24/10/2013 pukul 9:13 am

    Huaaaaaaa….. kalo aku ikut pasti nggak akan inget apa aja yang dimasak, sibuk ngeliatin chefnya ajaaa….
    *emak ganjen minta dikepruk panci

    Suka

      winny widyawati responded:
      24/10/2013 pukul 9:18 am

      hihihi ya begitulah juga kejadiannya di kuncit kemaren mbak, sampe pulang nggak tahu chef tadi ngomong apa, cuma inget orangnya *Eh

      Suka

    nurme said:
    25/10/2013 pukul 6:44 am

    wuaah beruntungnya bisa liat langsung… enak teh masakannya?

    Suka

Terima Kasih telah berkenan hadir, kesan anda sangat berarti :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s