Mizan Cinta

Posted on Updated on

“Ini pisang sama pepaya dari mana ?”
Meski sudah sangat sering buah-buahan itu ada di meja makan tanpa aku membelinya, tapi aku selalu penasaran menanyakannya.

“Dari tukang pisang itu Mi” jawab Faishal

“Bapak itu lagi ya” gumamku pelan.

Aku sering tercenung, buah-buahan yang diberikan secara cuma-cuma itu jika dinominalkan dengan rupiah, lumayan berharga untuk ukuran pedagang buah pisang seperti beliau.

Iklan

15 thoughts on “Mizan Cinta

    Julie Utami said:
    12/05/2013 pukul 3:23 pm

    Lagi-lagi saya mendapat kisah yang mengesankan di sini. Terima kasih ya nak, semoga persahabatan dengan tukang buah itu terus berlanjut sepanjang bisa bertemu dengannya lagi. Nitip salam hormat untuk beliau.

    Suka

      winny widyawati responded:
      12/05/2013 pukul 4:11 pm

      Aamiin, terima kasih Ibu, dalam hatiku, beliau sudah kutempatkan seperti ayahku sendiri, sudah sepantasnya winny muliakan dia.

      Insya ALlah winny sampaikan salamnya Ibu, tiap hari ketemu sebetulnya, meski cuma sekedar menganggukan kepala dan tersenyum, tapi kadang2 kalau lelah, beliau suka istirahat di bawah pohon jambu klutuk atau jambu air depan rumah 🙂

      Suka

    capung2 said:
    12/05/2013 pukul 3:50 pm

    sngat menginspirasi… dlm “kekurangannya” ternyata hatinya teramat kaya 🙂

    Suka

    capung2 said:
    12/05/2013 pukul 3:51 pm

    alangkah kayanya hati si pedagang..

    Suka

      winny widyawati responded:
      12/05/2013 pukul 4:12 pm

      Ya, sering sy belajar tentang kekayaan sesungguhnya justru dari orang-orang yg katanya miskin.
      Makasih sdh mampir disini ya Capung 🙂

      Suka

    experiencingistanbul said:
    12/05/2013 pukul 7:42 pm

    tersentuh membaca dan membayangkan kebaikan hati sang penjual buah, semoga Allah memudahkan dan memberkahi beliau dunia dan akhirat yah mba, aamiin…

    Suka

      winny widyawati responded:
      13/05/2013 pukul 1:34 pm

      aamiin, sayapun berharap dan mendo’akan yang sama. Terimakasih ya sudah berkenan singgah 🙂

      Suka

    jampang said:
    13/05/2013 pukul 4:08 am

    semoga Allah melimpahkan rezeki untuk bapak pedagang itu….

    Suka

      winny widyawati responded:
      13/05/2013 pukul 1:36 pm

      aamiin, dan semoga hal yang sama untuk bang Rifky sekeluarga ya, aamiin

      Suka

    novianadewi said:
    13/05/2013 pukul 9:26 am

    Itu dia orang kaya yang sebenarnya.

    Suka

    tinsyam said:
    13/05/2013 pukul 9:54 am

    semoga bapak itu selalu banyak rejekinya.. banyak memberi banyak menerima..
    sepakat tuh sama tehnovi, bapak itu orang kaya yang sebenernya..

    Suka

      winny widyawati responded:
      13/05/2013 pukul 1:39 pm

      aamiin aamiinn,
      Betapa banyak orang-orang baik di sekitar kita tapi mereka dalam keadaan lemah (secara ekonomi) tapi tetap memaksa diri untuk teap bisa berbagi. Saluutt

      Suka

    Milo said:
    13/05/2013 pukul 1:38 pm

    Orang seperti itu justru jauh lebih kaya dibanding kita yang kadang enggan memberi dan lupa bersyukur. Kita? Saya doang kali yah.

    Suka

      winny widyawati responded:
      13/05/2013 pukul 1:41 pm

      Hahaha nggak lah Milo pasti orang kaya juga, biasanya yg suka merendah hati itu orang2 kaya beneran lho hehehe

      Suka

Terima Kasih telah berkenan hadir, kesan anda sangat berarti :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s