Perempuan Seperti Dia

Posted on Updated on

Image

Praaanngg !!!

Ah pecah satu lagi mug kesayanganku. Tapi seperti sebelumnya, pada perempuan seperti dia, aku nggak akan pernah berani merutuk sampai kapanpun. Meski hati ini nangis guling-guling karena sudah beberapa barang di rumah yang entah sprei yang sobek, beberapa bajuku yang hilang, piring atau gelas yang retak atau pecah, peralatan mandi dari plastik yang terbelah, sampai laptop yang jatuh dari meja karena kekurang hati-hatiannya saat bekerja.

Tapi aku nggak akan bisa memaafkan diriku kalau sampai hatinya terluka jika aku sampai hati menegurnya dengan wacana yang tak bijak. Permintaan maafnya saja sudah meluluhkan hati, apalagi jika menghitung seluruh manfaat yang telah kurasakan selama dia bekerja di tempat kami.

Kami semua di rumah memanggilnya dengan sebutan Ceuceu. Asisten rumah tangga yang sudah bekerja cukup lama di rumahku. Meski yang dikerjakannya hanya pada ranah cuci mencuci dan rapih merapihkan (pel lantai, berbenah ruangan, mencuci baju dan menyetrika) sementara hal-hal yang berhubungan langsung dengan melayani kebutuhan keluarga seperti memasak dan mengasuh anak kukerjakan sendiri, tapi untuk itu semua Ceuceu setiap hari harus meninggalkan suaminya yang sudah tua dan sakit-sakitan di rumahnya, serta tiga anak yang meski sudah remaja dan ada juga yang sudah dewasa, tapi belum disanggupkan untuk membantu ibunya mencari nafkah.

Praktis, Ceuceu kini berperan ganda, sebagai ibu yang harus mengurus anak-anak dan suaminya, sekaligus melaksanakan tugas kepala keluarga dalam hal mencari nafkah.

Tak bisa kubayangkan jika aku harus “berdiri” pada posisinya. Tak bisa mengandaikan jika aku harus meninggalkan buah hatiku nan masih membutuhkan bimbingan dan perlindungan untuk tak seberapa imbalan. Sungguh, di mataku profesi pembantu rumah tangga adalah profesi yang paling pantas untuk dihormati.

Pada persoalan keluarga dimana sang ibu memiliki karir yang mengharuskannya pergi bekerja di kantor dan meninggalkan rumahnya sepanjang minggu dari pagi hingga petang hari, kehadiran pembantu rumah tangga disadari ataupun tidak menjadi sangat bernilai tinggi. Tak sedikit anak-anak dalam asuhan pembantu yang bekerja dengan cinta, jauh lebih menyayangi pembantunya daripada ibunya sendiri.

Sedih, sungguh sedih jika aku harus memeriksa apresiasi apa yang telah kuberikan kepada perempuan seperti Ceuceu ini. Tiada yang bisa kubalas atas seluruh dedikasinya melainkan memperlakukannya dengan sepenuh mulia sesuai hak yang dimilikinya. Memandangnya sebagai keluargaku juga.

Dan pada hari ini, meski hanya berani kubisikkan dalam sukma, dan kutuliskan dalam blog yang kucinta, aku ucapkan :

“Selamat Hari Perempuan Sedunia Ceuceuku sayang, mungkin tak sebanding apa yang kau terima dengan apa yang telah kau persembahkan dengan tanganmu yang mulia untuk keluargaku. Aku hanya ingin selalu menyertakanmu dalam do’a, semoga Allah karuniakan berkah dalam hidupmu dan keluargamu, kesehatan serta kecukupan yang membahagiakannmu. Dan semoga Ceuceu selalu ikhlas kepadaku, mendo’akan agar kudapat menjadi bunda rumah yang tak menggusarkan hatimu, selalu membesarkan jiwamu, aamiin”

Pembantu rumah tangga bukan profesi biasa, di hari perempuan sedunia, kita diingatkannya.


Takzimku, untuk perempuan seperti dia.

Iklan

40 thoughts on “Perempuan Seperti Dia

    anotherorion said:
    08/03/2013 pukul 3:52 pm

    mbak winny selalu punya hati hangat buat semua n_n

    Suka

      winny widyawati responded:
      08/03/2013 pukul 4:00 pm

      Sehangat sambutan mas Priyo dengan postinganku malam ini. Makasih ya Mas ๐Ÿ™‚

      Suka

    bambangpriantono said:
    08/03/2013 pukul 4:06 pm

    Selamat hari perempuan
    Ceu Winceu hahahaha

    Suka

    lisa said:
    08/03/2013 pukul 7:00 pm

    kalimat yang terkhir itu sangat menyentuh mbak

    Suka

      winny widyawati responded:
      08/03/2013 pukul 9:33 pm

      โ€‹ุงู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ู„ู‘ู‡ู… โ„ณรฅฦ™รฅศ™ฮฏh ya mbak Lisa ๐Ÿ™‚

      Suka

    Julie Utami said:
    08/03/2013 pukul 9:20 pm

    Semangatnya memaknai peringatan Hari Perempuan Internasioanl pantas diacungi jempol deh. Soalnya perasaan belum ada yang ingat akan itu.

    Selamat hari perempuan ya neng, salam untuk si ceuceu yang orang Ciapus itu.

    Suka

      winny widyawati responded:
      08/03/2013 pukul 9:32 pm

      โ€‹โ€‹”ฬฎโ™กโ€ขฬƒโŒฃโ€ขฬƒฦ—ฦ—ษโ€‹โ€‹โ€Žโ€‹โ€‹โ€‹ โ€Žโ€‹โ€Žโ€‹โ€Žโ€‹โ€‹โ€Žโ€‹ูผhฯฑ “ฬฎ\=D/”ฬฎhฯฑ โ€Žโ€‹โ€Žโ€‹โ€Žโ€‹โ€‹โ€Žโ€‹ูผ ฦ—ฦ—ษโ€ขฬƒโŒฃโ€ขฬƒโ™ก”ฬฎ Ibu masih ingat sm Ceuceu ya. Jadi kangen, smg Ibu berkenan datang ke Ciomas lg Bu, kami rindu (ห†โŒฃห†)

      Suka

        Julie Utami said:
        09/03/2013 pukul 4:59 am

        Masih dong, kan orangnya cantik, kelihatannya lemah lembut dan sabar sama anak-anak gitu. Insya Allah kalau saya kuat “ngudar-ngider” mau juga deh ke Ciomas lagi.

        Suka

        winny widyawati responded:
        09/03/2013 pukul 6:14 am

        Insya Allah kuat Ibu, Ibu pasti sehat lagi dg izinNYA dan kita kopdar lg sm warga alumni MPers yg banyaaak di rumahku ya Bu (ห†โŒฃห†)

        *Peluk Ibu*

        Suka

    enkoos said:
    08/03/2013 pukul 10:57 pm

    Anaknya yang paling gede umur berapa Win?
    Eh iya, selamat hari perempuan ๐Ÿ˜€

    Suka

    novianadewi said:
    09/03/2013 pukul 1:25 am

    Duh, indahnya kalo semua majikan punya pemikiran seperti mb Winny.
    Suka deh tulisan ini

    Suka

      winny widyawati responded:
      09/03/2013 pukul 1:29 am

      Makasih mbak Novy, ah nggak mbak justru saya masih harus lebih banyak bersabar lagi, masih suka ada kesal2 dikit sama beliau-nya kalo ada masalah, hehehe

      Selamat hari perempuan ya mbak Novy, dan terima kasih sudah berkenanmampir disini ^_^

      Suka

    Mita Alakadarnya said:
    09/03/2013 pukul 4:30 am

    selamat hari perempuan mbak,,,

    Suka

    experiencingistanbul said:
    10/03/2013 pukul 8:19 pm

    Subhanallah, postingannya bikin melting mba ๐Ÿ™‚ terharu bacanya, inspiring bgt!

    Suka

Terima Kasih telah berkenan hadir, kesan anda sangat berarti :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s