Aku Berbatik

Posted on Updated on

Jujur, jika saya ditanya seberapa kenal  dengan batik, bisa dipastikan akan ada beberapa detik jeda dan mungkin sedikit senyum malu yang menunjukkan bahwa  ternyata saya tak seakrab yang saya sangka pada karya indah yang dinamakan batik itu. Sungguh satu hal yang terlalu berani bagi saya untuk mengikuti lomba tentang hal yang pengetahuan saya sendiri tentangnya amatlah terbatas. Tapi, semangat sayapun mungkin terlalu kencang berlari hingga di jam-jam jelang habis masa kontes ini jemari saya tetap menari, serupa tarian jemari para pembatik di negeri ini.

Jika saya harus mendeskripsikan batik, dalam sependek ingatan  namun  begitu kuat melekat di hati saya, ialah tarian tangan-tangan wanita yang sabar pada selembar kain, menggoreskan malam yang telah dipanaskan hingga mencair yang kemudian akan berfungsi sebagai tinta dengan menggunakan canting sebagai pena, lalu digoreskan pada selembar kain sebagai kanvasnya.

Namun tak berhenti sampai disitu, nyatanya membatik dengan malam tak sesederhana seorang maestro melukis imajinya dengan cat minyak. Membubuhkan malam ternyata hanya intro pada proses pembuatan batik.  Ia harus diluruhkan pada ratusan derajat suhu air, lalu diperas dan diangin-angin. Hingga kemudian sang kain bermetamorfosa, dalam warna-warna yang beragam ceria dan motif yang beraneka rupa, dan menjadilah sebuah maha karya.

Apalagi jika membayangkan, betapa mereka diperlakukan bak putri raja. Menyetrika kain batik di tempat lahirnya tak bisa sembarang menggilas. Haruslah batik sebelumnya ditutup dilapisi daun pisang atau yang sejenisnya, agar tak rusak buah karya seniman-seniman besar yang telah menciptakannya. Barulah ia diberi harum wangi-wangian nan melenakan jiwa.

Ahh, betapa musikalnya, hingga kudapati lembaran-lembaran indah itu membalut tubuh nenek saya dahulu dengan atasan kebaya beraneka warna. Apapun kebaya yang nenek saya kenakan, selalu kain batik menyempurnakan penampilannya. Penampilan wanita Indonesia dengan kecantikan yang paripurna.

Masih saya mengingatnya betapa saya selalu terkagum-kagum memandangi nenek memperlakukan kain-kain batiknya dengan begitu takzimnya. Setiap malam hari di masa kecil saya, saya selalu melihat nenek saya melipat-lipat ujung kain batiknya, hingga jika keesokan harinya beliau kenakan dan dipakai berjalan, maka melambai-lambailah lipatan itu dengan indahnya. Dan jika beliau mencucinya, seakan-akan sedang memandikan bayi yang rapuh kulitnya, tak boleh terkena sinar matahari jika menjemurnya,

“Merajuk batik nenek nanti” begitu katanya.

Betapa tak mudahnya perjalanan selembar batik. Ia bukan hanya tentang menggores dan mewarnai. Selembar batik yang saya mengerti adalah persembahan integritas dari insan-insan yang berdedikasi pada keindahan dan kesetiaan akan budaya negeri.

Insan-insan yang tidak semata mengejar keuntungan materi, karena pada kenyataannya batik hingga saat ini belum sepenuhnya menjadi tuan rumah di negerinya sendiri.Kendala dan keterbatasan dalam produksi serta pemasarannya sampai hari ini menjadi salah satu tantangan besar para pemilik industri batik.

Betapa batik bermakna begitu dalam, hingga saya berbesar hati, saat mengetahui bahwa cahaya pesona batik dalam pandangan anak bangsa mulai berpendar kembali. Toko batik, butik batik, hingga penjualan batik secara online telah banyak tersebar di berbagai belahan bumi pertiwi, seiring dengan marak dan berkembangnya dunia fashion di negeri ini.

Hingga pada suatu hari, gempita cinta akan batik ini terungkapkan saat seorang teman, yang saya tahu kemudian bahwa beliau ini seorang pengusaha batik dari Surakarta meminta saya membuatkan sketsa untuk desain batiknya. Maka tak harus sampai memohon, dengan segera permintaannya saya laksanakan. Di bawah ini beberapa sketsa batik saya untuk produk batiknya :

Sketsa batik melati
Sketsa batik melati
Sketsa batik air
Sketsa batik air
Sketsa batik sangkar burung
Sketsa batik sangkar burung

Memang bukan motif tradisional biasa yang kukenal dari batik. Tapi sahabat saya begitu bersemangat menerima seluruh sketsa saya, dan segera akan memperlihatkan hasil batiknya untuk beliau persembahkan sebagai seragam anggota komunitas Membangun Negeri Dengan Cinta Ibu.

Last but not least, dalam cakrawala zaman yang semakin tua, batik menyesuaikan diri dalam segala bentuknya namun tetap eksotis dan menawan. Dikenakan oleh wanita-wanita Indonesia yang mencintainya, bertambahlah pesonanya. Dan sayapun dapat menikmati pendarnya, serta berbangga jika ditanya seorang teman manakala akan menghadiri suatu acara :

“Win, besok mau pake baju apa ?”

Dengan lugas aku menjawab :
“Aku berbatik” 🙂

pf_20111227_28

***

bannerkontes_zps44b67166

 

Tulisan ini diikut sertakan dalam Kontes Blog AKU BERBATIK

Iklan

46 thoughts on “Aku Berbatik

    tinsyam said:
    01/03/2013 pukul 1:55 am

    itu waktu kopdar empi 3 taon lalu ya batik merahnya?

    Suka

      winny widyawati responded:
      01/03/2013 pukul 4:06 am

      hehe iya mbak Tintin, nggak tahu nih, kayaknya ini batik favoritku deh 😀

      Suka

    boesta said:
    01/03/2013 pukul 2:35 am

    Wah ikut Kontes ya mbak, semoga menang ya, besar juga tuh hadianya…:D

    Suka

    The Others said:
    01/03/2013 pukul 3:57 am

    wah mbak tulisannya keren, spt biasa… bahasa yang mbak Winny pake selalu indah. I like it !
    BTW aku suka sekali dg baju batik plus sketsa batik yang mbak pajang di atas. Kerennn..

    Good luck utk kontesnya ya?

    Suka

      winny widyawati responded:
      01/03/2013 pukul 4:10 am

      alhamdulillah, biasa aja koq mbak, aku malah nulis sambil stress nih, menulis buat lomba di jam2 terakhir menjelang dead line, mana sinyal modem lelet juga. Alhamdulillah bisa terkirim juga sekitar pukul 22.40an kalo nggak salah mbak.

      Terima kasih apresiasinya mbak Reni, dan kehadirannya yang pasti dengan susah payah ke blogku yg berat bukanya ini ya 🙂

      Suka

    capung2 said:
    01/03/2013 pukul 4:02 am

    batik sekarang lebih modis dan trendy ya mba…

    Suka

      winny widyawati responded:
      01/03/2013 pukul 4:12 am

      Banyak motif dan modelnya ya, ini juga jadi point penting yang bisa membuat batik lebih disukai oleh generasi yang lebih muda. Saya yakin batik bisa populer lagi seperti dulu. Makasih ya Capung 🙂

      Suka

    AYu Pucuk said:
    01/03/2013 pukul 5:00 am

    baju batiknya bagus mba..
    sketsa pertamanya sukaaaaaaa ^^manis sekali

    salam kenal sesama pecinta batik
    #ulur tangan senyum manis

    Suka

      winny widyawati responded:
      01/03/2013 pukul 5:08 am

      #Peluk-peluk ^_^

      Makasih mbak Ayu, pecinta batik juga ya.
      Makasih ya sudah singgah, moga nggak kapok hehehe

      Suka

    anotherorion said:
    01/03/2013 pukul 5:41 am

    huwiii gambar airnya keren, mbak winny emang multitalent euy

    Suka

    novianadewi said:
    01/03/2013 pukul 5:54 am

    Semoga menang, Mbak… Hadiahnya lumayan buat nambah koleksi batik… 🙂

    Suka

      winny widyawati responded:
      01/03/2013 pukul 7:09 am

      Aamiinn , saya sudah bisa mengungkapkan ini semua aja udah senang koq mbak 🙂

      Suka

    winditeguh said:
    01/03/2013 pukul 6:17 am

    cantik sekali mbba. ya batiknya, ya sketsanya ya orangnya.
    salam kenal mba
    mampir juga ya mba di tulisanku
    http://windiland.blogspot.com/2013/01/i-love-batik-batikku-warisanku.html

    Suka

      winny widyawati responded:
      01/03/2013 pukul 7:11 am

      waah, mbak Windi ini buat hati saya terbang nih, hampir aja nyangkut di tiang listrik hehehe
      Alhamdulillaah, aamiiin aamiin aamiin, terima kasih atas apresiasinya ya.

      Insya Allah saya nanti mampir di blognya ya 🙂

      Suka

    Bint@ said:
    01/03/2013 pukul 6:41 am

    sketsa2nya bagus mbakk. apalagi yg sangkar burung itu.. penasaran hasil jadi batiknya.. pst tambah cantik 🙂
    gutlak n salam kenal ya

    Suka

      winny widyawati responded:
      01/03/2013 pukul 9:53 am

      Alhamdulillah, terima kasih mbak Binta.:)
      Saya sudah pernah diberi hasil batiknya yang sudah jadi lewat bbm oleh ibu Ria Van Gobol pengusaha batiknya, Tapi belum bisa dipublish karena masih dalam proses produksi terbatas. Tapi kalau sudah jadi, pasti saya posting mbak, insya Allah 🙂

      Terima kasih sudah menyempatkan mampir ya mbak, sama2 good luck juga buat mbak Binta 🙂

      Suka

    bambangpriantono said:
    01/03/2013 pukul 7:35 am

    Aku ikut aaah

    Suka

    bambangpriantono said:
    01/03/2013 pukul 7:35 am

    Eh, telat hahahahaa…

    Suka

      winny widyawati responded:
      01/03/2013 pukul 9:54 am

      hehehe saya aja hampir-hampir telat mas, tahu ada event ini di jam2 terakhir dead line 😀

      Suka

        bambangpriantono said:
        01/03/2013 pukul 9:59 am

        Hehehe..next time aja

        Suka

        winny widyawati responded:
        01/03/2013 pukul 10:04 am

        Iya mas, masih banyak giveway2 lain di bulan Maret ini. Ikut yuk ^^

        Suka

        bambangpriantono said:
        01/03/2013 pukul 10:07 am

        Makanya…siapa tahu beruntung. Males gini2 terus.

        Suka

        winny widyawati responded:
        01/03/2013 pukul 10:08 am

        gini2 terus gimana ?
        Ikutan lomba bikin adrenalin meningkat, jadi semangaattt … hehehe,

        Suka

        bambangpriantono said:
        01/03/2013 pukul 10:12 am

        Ada lah…hahahahaa…WP memang belum seberapa..tapi lama2 itu tadi. Aku dah males dg MP.

        Suka

        winny widyawati responded:
        01/03/2013 pukul 10:20 am

        aku udah hampir nggak pernah ke MP mas, kemarin2 sempet nengok cuma buat liat2 aja. Eh masih ada yg setia juga koq silaturahmi disana, jadi ya sekalian say hello hehehe

        Suka

        bambangpriantono said:
        01/03/2013 pukul 10:32 am

        Hehehehee…aku dah alergi sama MP ceu sekarang. Kecewa berat dg mulpid itu.

        Suka

    Melly Feyadin said:
    01/03/2013 pukul 8:01 am

    Telat bgt tau event batik ini 😀
    pas ngecek webnya sudah berakhir..

    hehe.semoga menang ya mba, dan salam kenal

    Suka

      winny widyawati responded:
      01/03/2013 pukul 9:57 am

      Iya mbak Melly, sayang sekali ya. Kemarin itu batas akhir penyetoran tulisan. Semoga di kesempatan yang akan datang mbak Melly bisa ikut ya 🙂

      Terima kasih ya mbak Melly atas kunjungannya 🙂

      Suka

    faziazen said:
    01/03/2013 pukul 8:23 am

    batiknya cantik..orangnya lebih cantik 😀

    Suka

      winny widyawati responded:
      01/03/2013 pukul 9:58 am

      *blushing* hehe makasih mbak Fazia, mungkin batiknya yang bawa cantik ^^

      Suka

    Julie Utami said:
    01/03/2013 pukul 8:29 am

    Semoga menang ya. Batik pesisiran yang indah itu memang lain ya keindahannya dari batik kraton yang rumit. Tapi saya suka kedua-duanya karena ada filosofinya tersendiri pada setiap motif yang ada.

    Salaman duluan ah, soalnya yakin kayaknya tulisan ini bakal menang.

    Suka

      winny widyawati responded:
      01/03/2013 pukul 10:03 am

      Setiap daerah, punya ciri khas motif dan filosofinya ya Bu, itu salah satu kehebatan batik, bukan sembarang karya. Ada nilai spiritualnya disana. Itu yang saya takjubi dari batik ini. Sayang bangsakita belum menghargai batik sesuai dengan nilainya.
      Kalau di India, kain Sari sebagai pakaian tradisional sekaligus simbol budaya mereka benar2 diperlakukan istimewa. Ternyata Sari itu bermaca-macam jenis dan peruntukannya, bahkan sampai ratusan jenisnya jika dikelompokkan berdasarkan wilayahnya di belahan bumi India. Untuk hal2 seperti ini kita memang perlu belajar dari negara lain ya 🙂

      Terima kasih banyak Ibu atas support dan do’anya. Sehat selalu ya Ibu, salam sungkem 🙂

      Suka

    lisa said:
    01/03/2013 pukul 6:14 pm

    cantik mbak fotonya yang pakai batik, anggun, hhehehe

    Suka

    Monica said:
    02/03/2013 pukul 3:29 am

    mbak batiknya keren tuh
    saya kalo di kampus juga ada hari pake baju batik tiap jumat
    salam kenal mbak winny 🙂

    Suka

      winny widyawati responded:
      03/03/2013 pukul 3:17 pm

      Salam kenal juga mb Monica sayang. Wah berarti kampusnya keren tuh, ada hari khusus pake batik ya ^^

      Suka

    miftachul rizky said:
    02/03/2013 pukul 4:25 am

    Tulisannya bagus semoga menang kontesnya ya…

    Suka

    Larasati said:
    02/03/2013 pukul 9:17 am

    aku juga berbatik mba, semoga menang yah 🙂

    Suka

    danirachmat said:
    04/03/2013 pukul 4:12 am

    suka banget sama sketsa motif batik airnya.. nyeni banget Mba.. 🙂

    Suka

    Ica said:
    13/09/2014 pukul 6:22 pm

    Aku boleh copas sketsa nya nggak. Kebetulan, ada keperluan sekolah. Sekolahku lagi bikin batik….

    Suka

Terima Kasih telah berkenan hadir, kesan anda sangat berarti :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s