Catatan Perjalanan

Posted on

Setiap pulang ke Bandung, jika aku berjalan kaki menuju arah jalan besar, sama seperti Чάπƍ kulakukan dulu saat masih bermukim disana, aku selalu bertemu dengan seorang ibu. Ibu itu sudah sepuh, selalu dlm keadaan sedang berada di pekarangan rumahnya, entah sedang menyapu daun-daun kering, entah sedang menyiram tanaman atau hanya sekedar duduk-duduk saja.

Dulu kami selalu saling menyapa, dan aku senang untuk bisa berhenti sebentar sekedar sedikit menanyakan kabarnya. Begitu juga pagi tadi, saat itu dia nampak terkejut melihatku, karena sejak kepindahanku ke kota lain, kami jadi jarang bertemu.

Tapi ada Чάπƍ lain kali ini nampak di wajah sang ibu. Dia bercerita bahwa kini suaminya telah tiada. Dia ungkapkan bahwa sekarang sudah sudah tidak ada rasa betah lagi hidup di rumah itu bersama anak-anaknya. Bahkan sudah tidak ingin lagi hidup di dunia ini. Mata ibu itu berkaca-kaca, dan aku hanya bisa menggapai tangan dan bahunya dari balik pintu pagar Чάπƍ terkunci.

Aku tidak bisa memeluknya. Tapi aku masih bisa mengucapkan kata-kata penghiburan untuknya dan mencium tangannya saat akan berpisah.

Entahlah, perpisahan dengan orang Чάπƍ dicintai selalu membawa duka.

Dan hal itu dapat membawa orang pada keputus asaan serta lupa bahwa ada DIA Tuhan yg selalu bersama dan menjaga Чάπƍ mengaruniakan cinta itu sendiri pada dada setiap kita. Mungkin itu pula Чάπƍ mendorongku menulis status di wallku pagi ini.

Di luar itu, aku sendiri bahagia bisa bertemu dengan ibu tua tadi dan beberapa ibu pedagang lain Чάπƍ dulu selalu bertegur sapa denganku.

Aku senang bisa berpamitan juga dengan mereka dan mendengar do’a dari bibir penuh senyum mereka. Aku tidak pernah tahu, mungkin walaupun aku telah jauh, tapi ingatan dan do’a mereka juga Чάπƍ membuatku masih dikarunia kesehatan dan kebahagiaan hingga ƗƗάŘï ini.

Terimakasih Tuhan atas segala cintaMU.

*Bandung, 26 Oktober 2011, @ Masjid Salman ITB

Iklan

Terima Kasih telah berkenan hadir, kesan anda sangat berarti :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s