La Tahzan, jangan Bersedih , Sayang …

Posted on

Ini tentang cinta …

Yang berkibar kelebat pesonanya …

Mengalih pandangan pada luas khayal

Menjadikan nama seseorang bersenandung saat disebutkan

senyumnya berkelindan dalam kenangan

tutur katanya bersesakkan dalam ingatan

pujiannya sayap yang membawa terbang hingga ke awan

tiadanya seakan-akan adanya

berjuta nada dan lagu tercipta

sebaris kalimat sapa terdengar mesra

dekatnya kebahagiaan

jauhnya kerinduan… ?

Cinta, selalu memabukkan …

Aaahhh ….. sungguhkah ?

Lalu mengapa banyak terkapar jiwa-jiwa nestapa ?

Tersungkur di pasir merana

Sayapnya koyak tak berdaya

menjadikan saat-saat bersamanya dahulu kegalauan kini

janji-janji indahnya pisau yang menyayat hati

bayang sosoknya pedih di sanubari

menyebut namanya air mata yang merambat hingga hati nuranii …

perpisahan tak terelakkan lagi …

Dan katamu …

Ia meninggalkanku …

Nyatanya, cinta pun menyengsarakan … 😦

Sungguhkah ?

sedang ia ada tanpa dibeli

Ia hadir sejak dibuaian ibu

dan kan selalu mengikuti hingga ajalmu nanti

Ia hadiah Tuhan terindah

Tanpanya, kita tak bisa membayangkan syurga ….

Tanpanya kita tak mengerti indah itu apa …

Tetapi sakit disebabkannya itu sungguh ada

Entah karena cinta yang tak berbalas sama

Entah karena pengkhianatan

Atau karena perpisahan yang dipaksakan

Perceraian atau kematian ….

Sungguh sungguh, pedih karena sayatan cinta pun telah meluka banyak insan

Lalu dimanakah bahagia ?

Bukankah dia ada bersama cinta seharusnya ?

Bukankah karena cinta dia menjadi nyata ?

Sssshhhh…….

Heninglah….

Tak kau dengar kah suara ?

Suara apa ? dimana ?

Dengarlah !

Laaaaa Tahzaaaan

Laaaaa Tahzaaaan

Laaaaa Tahzaaaan

Janganlah engkau bersedih ….

Cinta adalah keadaanmu sebenarnya …

Selamanya kau diliputi olehnya …

Cinta bersamamu dan akan selalu begitu

Jangan pernah menduga cinta terbatasi oleh seseorang atau seseorang atau seseorang ….

seseorang itu bukan sang Pemilik cinta

seseorang itu pun sama membutuhkan bahagia

dia juga bisa menderita jika tak mendapatkannya

Mengapa menggantungkan perasaanmu kepada makhluq sama lemah tak berdaya

Sedang cinta dalam genggaman hatimu

ia berada di dalam dadamu

bukan saja pada saat bahagiamu

melainkan pula pada saat tersembilu hatimu

Cinta ini melampaui luas samudra

Ia melampaui ketinggian langit

Kekuatannya mengokohkanmu

Maka temukanlah ia dalam serak suka dan duka

Dapatkan ia dalam gulungan tangis dan tawa

Jangan bersedih sayang …..

Serupa hitam dan putihnya mata, kita membutuhkannya sama agar dapat melihat dunia

Sebagai malam dan siang, kita inginkan mereka ada agar dapat memandang takjubnya shubuh dan indahnya senja.

Begitupun cinta, tak so’al bagaimana keadaan hatimu mengada

Selama masih kau temukan Tuhan didalamnya

Cinta menguatkanmu …

La Tahzan


Foto milik Nita Kurniasari

Sedikit tentang Nita, dia teman SMA-ku, seorang engineer bangunan. Sosoknya mungil tapi bergelut setiap hari dengan bangunan-bangunan pencakar langit. Hobi-nya fotografi, dan foto di atas adalah hasil karyanya. Ia buat buku La Tahzan yang fenomenal itu dalam kesan Cinta seperti yang terlihat. Indah bukan ?

Katanya : This is a book, La Tahzan book.

Iklan

Terima Kasih telah berkenan hadir, kesan anda sangat berarti :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s