Rinduku ini…Tak Bertepi

Posted on

Memandang langit malam gemawan

senyum rembulan masihlah kemilau

Langit yang sama bermasa yang lalu

Mencurah, menuang berjuta rindu

Nun di ufuk Timur…….

Lantunan adzan memecah shubuh

Bertitisan basah wudhu, gemintang di wajah santri

Meluruh hati di alunan ayat suci

Berbaris kokoh, merunduk tawadhu menghadap Ilahi

Satu satu merapih antri

Rindukan berkah kan mencurah hari

Mencium rahmat di telapak Sang Guru

Kiranya ridha Tuhan berkenan menghampiri

Cahaya dhuha selalu meneduh

Hafidz-kan ayat dan kitab memakmur waktu

Menyulam fikrah, membangun baitul makmur

Mereguk faham dari telaga ilmu

Rasa dibimbing Qalbu dituntun

Agar mengenal berkelindannya Nur

Di sukma yang terpimpin

Menjadi hamba yang arifin

Duhai indah pelangi kota santri

siangnya teduh malamnya bersinar

Tawa dan canda bolehlah saja

Asalkan sadar ingatkan batas

Jika tiba senja jemputkan malam

Ramai jama’ah melingkar Masjid

Mendengung lebah suara wirid

Tahmid dan tasbih berganti ganti

Menisik Isya’ merajut dini hari

Berkelun khidmat mendengar taujih sang Kyai

Terbata-bata menelisik khilaf diri

Terisak-isak mengenang dosa tak bertepi

Duhai betapa lemah diri

Rindukan suasana indah nostalgi

Bersama saudara mencari jati diri dan mengaji

Menemu sesungguh hidup bertentram hati

Tuhan….

Rinduku ini….

tak bertepi…

Rindu Guruku

Rindu saudaraku

*Bogor, 24 Mei 2011*

Iklan

Terima Kasih telah berkenan hadir, kesan anda sangat berarti :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s