Ayah dan Ibuku

Posted on

Sama-sama menjadi guru di sekolah dasar

Ayah dan Ibuku bertemu lalu saling mencinta

Menautkan jiwa dan raga dalam pernikahan

Hingga Allah karuniakan

Tiga putri sebagai titipan

Ayahku seorang yang kukuh-pendirian

Pendiam dan tak banyak bicara

Karenanya kami anak-anak tak begitu dekat dengannya

Namun hatinya selembut awan gemawan

Jika manusia dinista, hatinya tak tahan

Ibuku seorang yang ceria

Cantik dan pandai bercerita

Pemurah dan baik hatinya

Darinya kami belajar menyayangi sesama

Menyisihkan rezeki mendahulukan sesama

Beraneka peristiwa datang dan pergi

Mengunjungi keluarga mungil kami

Kadang Ayah kecewa

Kadang Ibu menangis

Namun tak lama ceria kembali

Ayahku mengajariku membaca dan menulis

Menemaniku belajar berhitung dan mengaji

Dia mengantarku kemanapun aku pergi

Menjagaku dengan sepenuh hati

Ibuku menjahitkan baju-baju kami

Menghadiahkan makanan kesukaan kami yang bisa beliau beli

Ibuku senang mengumpulkan kami

Dan bercerita tentang kisah-kisah menarik hati

Ayahku seorang yang berhati-hati

Diperhatikannya setiap lelaki yang menghampiri

Tak boleh putri-putrinya “dilukai”

Sebagaimana selama hidupnya ia telah mengasihi

Ibuku seorang yang lembut hati

Tak kuasa menahan pilu dan tangis

Sedang aku bersimpuh di pangkuannya yang mulia

Berbalut baju pengantin mengharap restunya

Walau telah hadir cucu-cucu memikat

Ayah dan Ibuku tak henti berkhidmat

Dalam susah dan senang kami mereka selalu terlibat

Dibuat lelah selalu namun senyum mereka selalu tersemat

Adalah kini di masa senja mereka

Berdua masih menjalani sisa peristiwa

Mengetuk pintu sang Pencipta

Berharap rela dan ridhaNYA

Kulihat Ayah sepuhku

Dengan rambut memutih dan bahu tak setegap dahulu

Menyodorkan penuh kasih secangkir minuman obat untuk Ibuku

Terbaring lemah karena sakit, ibuku menerima penuh senyum pemberian Ayahku

Ayahku menatap dengan mata tuanya

Ibuku yang menangis haru disisinya

Menyadari waktu mereka yang mungkin tak kan lama tuk bisa bersama

Ya Allah

Dahulu hingga kini Ayah dan Ibu mencintai kami sepenuh hati

Maka cintailah mereka Rabby sepenuh langit dan bumi

Ayahku bukanlah alim ulama ya Allah

Namun selalu kudengar dari sejak masa kecilku

Deru dadanya di setiap malam tak berlampu

Ia menangis dan bersujud kepadaMU

Ibuku bukanlah ustadzah atau orang berilmu

Namun kulihat ia selalu berdiri dibelakang Ayahku

Bermakmum dalam sholat dan kehidupannya

Selalu bersama dalam menjalani taqdirnya

Tuhanku

Sayangilah Ayah dan Ibuku

Dengan sayang yang lebih luas dari saat mereka dahulu menyayangi kami

Lindungilah Ayah dan Ibuku

Dengan perlindunganMU yang lebih besar dari saat mereka dahulu melindungi kami

Rindukanlah Ayah dan Ibuku

Dengan rindu yang lebih agung dari saat mereka dahulu merindukan kami

Ya Ghafuur

Hapuskanlah dengan halus ampunanMU

Segala khilaf dan seluruh dosa-dosa mereka

Ya Rahman Ya Rahim

Karuniakanlah dengan luas Kasih SayangMU Syurga FirdausMU bagi Ayah dan Ibuku

Atas segala niat tulus dan amal shalih mereka

Hamparkanlah bagi mereka, Ayah dan Ibuku

Rahmat dan FadhilahMU

Agar dapat mereka telusuri jalanMU yang lurus

Sehingga sampai dengan selamat

Kepada DiriMU

DiriMU Tuhan, yang selalu mereka rindukan

Iklan

Terima Kasih telah berkenan hadir, kesan anda sangat berarti :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s