Yang Muda, Yang Onliners, Yang Mencerahkan

Posted on

Mengutip definisi dari Wikipedia, difahami bahwa media sosial adalah sebuah media online dimana para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi dan menciptakan isi, yang meliputi blog, jejaring sosial (network), wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan Wiki mungkin merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia.

Kita, bangsa yang tidak sampai setengah abad sejak masa-masa teknologi sederhana dimulai di Indonesia, tiba-tiba kini kita telah berada di peradaban kemajuan teknologi komunikasi dan informasi yang menakjubkan.

Sekitar tahun tujuh puluhan, kita hanya bisa melihat televisi dengan warna tampilan layar sangat terbatas yaitu hanya hitam dan putih, dengan program acara yang sangat terbatas pula dan itupun hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu saja.

Begitu pula halnya dengan radio yang saat itu dikenal dengan radio transistor, sebuah benda yang dengan mengandalkan gelombang elektromagnetik yang merambat lewat udara bahkan ruang hampa udara, dengan ukurannya yang super jumbo telah menjadi barang sangat berharga di masa itu karena siaran yang dimuat di dalamnya terasa dibutuhkan oleh para pendengarnya.

Teknologi komunikasi semacam telephone tidak jauh berbeda keadaannya. Telephone dengan bentuknya yang kita kenal pada masa itu sama hanya dimiliki oleh orang-orang dari kalangan tertentu saja. Merupakan khayalan tingkat tinggi bagi orang-orang dengan kemampuan ekonomi yang “biasa-biasa saja” saat itu untuk membayangkan benda yang dengannya mereka bisa mendengar suara dan berbincang-bincang dengan kenalan atau kerabatnya di tempat tinggal yang jauh.

Bagaimana dengan teknologi komputer dan media online di masa itu ? jawabannya akan sama, walaupun tetap merupakan lompatan yang besar di negeri tempat asalnya sendiri Amerika Serikat yang cikal bakalnya telah dibangun oleh Departemen Pertahanannya pada tahun 1969. Komputer apalagi internet belum menjadi barang yang familiar di Indonesia pada tahun tujuh puluhan.

Maka apa yang kita saksikan dan rasakan saat ini, sebuah keniscayaan yang dahulu pernah diramalkan orang telah terjadi di peradaban kita. Hampir separuh penduduk dunia telah mengenal media sosial ini sekarang, dan sebagiannya berada di Indonesia. Menurut catatan Blog Tempo Interaktif, angka pengguna situs-situs layanan media sosial seperti blog, forum, twitter, dan sebagainya terus bertambah. Pengguna facebook misalnya telah mencapai 26,2 juta orang, pengguna twitter 5,7 juta orang sedang pengguna blog sekitar 4,5 juta terlepas dari apakah pengguna media tersebut telah benar-benar memahami kegunaan dan bagaimana cara mengisinya.

Suatu angka pencapaian yang fantastis dan merupakan fenomena yang tak henti mempesona kita saat melihat para pekerja bangunan atau pengemudi becak atau pemulung sampah, dengan asyiknya menggunakan telphone selulernya saat waktu senggangnya. Atau menyaksikan orang dari berbagai tingkatan usia, dari mulai anak-anak dibawah umur hingga nenek-nenek usia enam puluhan asyik ber-facebook ria. Begitupun televisi telah merata hampir ke seluruh pelosok dari tingkat ekonomi yang tinggi tentu saja hingga ke tingkat yang masih rendah sekalipun kini.

Belum lagi pengguna blog yang semakin banyak dan marak di situsnya dengan tema yang beraneka ragam. Teman-teman dari kalangan foody blogger (blog khusus kuliner) dan plants blogger (blog khusus tanaman) serta baby care blogger (blog khusus tentang perawatan dan pengasuhan balita) turut memakmurkan keberadaan media sosial ini dengan tulisan-tulisan dan foto-foto berkualitas yang mereka posting, dan terakhir yang paling menakjubkan adalah saat media online ini telah menjadi sarana yang berdampak dahsyat bagi kalangan pebisnis di tanah air. Media ini telah menciptakan banyak jutawan di berbagai daerah melalui bisnis online mereka.

Begitu banyak manfaat terbayangkan dengan adanya teknologi semaju ini. Dan itu semua telah terbukti, berapa banyak orang telah mendapatkan kesuksesannya melalui media ini, salah satunya adalah Raditya Dhika. Raditya Dhika seorang penulis di Indonesia dikenal sebagai penulis buku-buku jenaka. Tulisan-tulisan itu berasal dari blog pribadinya yang kemudian dibukukan. Buku pertamanya berjudul Kambing Jantan masuk kategori best seller. ‘Kambing Jantan : Sebuah Catatan harian Pelajar Bodoh’ , demikian buku pertamanya diberi judul telah mengantarnya pada pengalaman lain yang melambungkan namanya, yaitu dunia perfilman dimana ia pun menjadi salah satu bintangnya dalam film yang diberi judul ‘Kambing Jantan : The Movie’.

Banyak kisah-kisah inspiratif yang bermula dari penggunaan akun-akun di media sosial ini yang sesungguhnya dapat memotivasi anak-anak bangsa di negeri ini untuk bisa memajukan kehidupan diri mereka sendiri secara gemilang. Banyak pembelajaran, banyak ilmu yang bisa diciduk dari berlimpahnya informasi di media sosial ini.

Hanya saja, sejalan dengan keberadaan manusia itu sendiri yang tidak terlepas dari segala kekurangannya dalam menata dirinya, sehingga akhirnya justru banyak terjerumus dengan apa yang mereka miliki dan kuasai sendiri. Tak terluput diantaranya adalah media sosial ini yang telah menjadi sarana paling efektif untuk pemenuhan nafsu yang menjerumuskan generasi ini pada jurang keterpurukan paling mengenaskan.

Media jejaring sosial seperti facebook dan blog telah difungsikan sebagai alat pemuasan kehendak dan hasrat secara terang-terangan oleh sebagian pemilik akunnya dan penikmatnya, yang tidak dapat dipungkiri lagi betapa hal itu telah menyeret bangsa ini khususnya pada pergeseran nilai yang tragis pada dampak yang ditimbulkannya, walaupun memang terjadi perdebatan di kalangan masyarakat pengguna media sosial tentang dampak yang terjadi ini semata-mata disebabkan oleh media ini.

Belajar dari sejarah, maka alangkah terpujinya jika generasi muda sebagai pengguna terbesar dari media sosial ini untuk mempersiapkan diri menjadi generasi yang paripurna. Paripurna atas segala kebaikan yang dimilikinya lalu secara bersama-sama dan bersinergi menjadikan media sosial yang telah cukup banyak tersedia di negeri ini sebagai alat untuk mengusung keistimewaan negeri dan bangsa ini dimata dunia, menjadi generasi pencerah yang menerangi nusa, bangsa dan tanah airnya sendiri dan semoga dapat ikut menginspirasi negeri-negeri lainnya.

Mimpi indah yang tak mustahil untuk diwujudkan, selama masih ada keyakinan yang dipancangkan.

Selamat berkarya kepada yang muda, yang onliners dan yang mencerahkan

——————————————————————————————————————————
* Ditulis untuk Kontes Menulis Blog dari XL *

Iklan

Terima Kasih telah berkenan hadir, kesan anda sangat berarti :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s