Masa SMP Masa Yang Indah

Posted on

Bismillah…

Alhamdulillah mendapat kesempatan urun tulisan untuk mendukung Gerakan SEO Positif dan Anak SMP melalui sahabat bloggerku yang suka panggil aku Tante (wah berasa muda jadinya hehe) yaitu Inuel The Nyun-Nyun si manis dari Surabaya.


Demi mengubah keyword SMP yang sekarang sudah terkontaminasi konten yang tidak baik di jagad internet Indonesia, aku sepenuhnya rela menulis tentang hal ini.


Hmm, bicara SMP, bagiku bicara nostalgia. Tentu saja, karena tiga tahun lagi inshaAllah, putriku sendiri yang akan menjadi siswi SMP. Mengenang masa itu bukan hal yang berat untukku, bahkan banyak kenangan manis yang tentu saja tidak aku lupakan karena indah dan baiknya pengalaman di masa itu.



Saat menyadari bahwa aku sudah menginjak 13 tahun, dan telah mengenakan seragam putih biru ke sekolah setiap hari adalah saat-saat yang menyenangkan buatku , entahlah mungkin hal ini dirasakan juga oleh teman-teman blogger lainnya. Setiap kesempatan baru rasanya menawarkan harapan baru pula.


Walaupun memiliki banyak teman-teman yang baik, dan sering mengadakan acara-acara bersama baik dengan teman sekolah maupun teman main di rumah, aku tetaplah seorang yang senang dengan kesendirian.
Watak bawaan dari rumah yang membuatku mulai memiliki kegemaran menulis. Kata orang, menulis adalah salah satu kekhasan orang yang senang menyendiri sepertiku (suka menyendiri apa nggak ada yang mau nemenin yaa..*garuk-garuk kepala*).
Waktu itu aku bisa menghabiskan banyak buku pribadi yang disebut Diary untuk menuliskan banyak hal. Nggak tahu kenapa, aku lebih suka menuliskan isi hatiku dalam tulisan pena daripada mencurahkannya kepada ibuku sendiri. Sejak itulah kegemaran menulisku berawal.



Aku juga suka menggambar, menggambar apa saja yang aku suka semirip mungkin dengan model aslinya. Tak jarang, aku sering kena sentil Ibu titik-titik di kelas waktu itu karena saat beliau menerangkan sesuatu, nampak oleh beliau aku asyik coret-coret bukuku dengan gambar-gambar. Malah aku pernah gambar sosok Ibu guruku itu dalam bentuk sketsa lho, saat beliau sedang berdiri di depan kelas hihihi, untung nggak ketahuan bahkan sampai aku lulus SMP, kalau nggak, pasti aku dihukum lebih dari sekedar omelan, karena yang aku gambar, sosok dia dengan mimik yang judees, pokoknya nggak ada cantik-cantiknya deh hehehe, maaf ya Buuu, maklum aku masih “nakal” waktu itu.



Padahal sebetulnya, yang aku rasakan, walaupun tangan dan mataku tertuju pada kertas gambarku, aku masih bisa memahami apa yang beliau jelaskan koq *ini ngeles nggak ya ???*.
Mengerti itu kan nggak harus melototin tampang sang guru yang berdiri depan kelas ya. Justru kalo nggak sambil lihat pembicaranya, aku bisa lebih konsen *cari alesan*.
Tapi itu pun bukan pas pelajaran eksakta macam Matematika atau Fisika yang butuh konsentrasi penuh, aku menggambar hanya pada saat pelajaran-pelajaran dimana sang guru lebih banyak bercerita atau lebih banyak mnejelaskan suatu pelajaran yang puanjaang, daripada ngantuk kan lebih baik menyimaknya sambil gambar ya heheheh. Yaah namanya juga orang tua, mungkin beliau merasa kita tidak memperhatikan, jadi wajarlah kalau beliau jadi kesal, lagian cuma Ibu itu doang koq yang begitu.




Hmm satu lagi yang berkembang dari minat dan bakatku saat usia SMP itu adalah saat aku mulai suka dengan dentingan alat musik gitar. Mendengar satu kali suara gitar di televisi (saat itu stasiun satu-satunya di Indonesia cuma TVRI) mengalunkan musik klasik membuatku terpacu untuk bisa memainkan alat musik ini. Mulailah aku mencari guru untuk bisa mengantarku pada obsesiku itu.
Aku tidak ikut les musik gitar saat itu, tapi ibuku memanggil seorang adik dari teman mengajarnya (Ibuku seorang guru sekolah dasar) untuk mengajariku alat musik kesukaanku. Entah mengapa suara gitar bagiku sangat eksotis, dimainkan secara tunggalpun tanpa ditemani alat musik yang lain terasa lengkap dan merdu. Alhamdulillah, hingga kini dengan gitar setidaknya aku bisa menghibur suami dan anak-anakku di rumah.



Ketiga minat dan bakatku di atas walaupun bukan bakat yang cemerlang mungkin bagi orang-orang, tapi membuatku bisa bersyukur hari ini, bahwa masa mudaku di tingkat SMP saat itu kurasakan membawaku pada hal-hal bermanfaat, aku jauh dari lingkungan yang bisa merugikan masa depanku (jangan salah, ada teman SMP-ku saat itu yang santer menjadi pembicaraan teman-teman karena pergaulan bebasnya dengan lawan jenis).



Banyak hal yang ingin kukenang dan kuceritakan disini tentang masa itu, tapi apa yang sudah terangkai di atas sudah mencukupi aku kira untuk bisa saling menginspirasi adik-adikku siswa SMP dimanapun berada untuk dapat memanfaatkan waktunya semaksimal mungkin untuk hal-hal positif sesuai dengan norma-norma yang diyakininya.


Semoga tulisan alakadarnya ini dapat menjadi sumbangsih bermanfaat walau hanya secuil untuk mendukung masyarakat kita lebih perduli akan berinternet yang sehat.


Terimakasih buat Inuel-ku sayang atas kesempatan ini, dan juga kepada pemrakarsa diadakannya Gerakan SEO postif ini, semoga dirahmati Allah amiin.


Untuk memperbesar suara kita dalam menciptakan Keyword SMP dengan konten yang baik, maka bagi siapa yang telah membaca jurnal ini dan merasa belum menulis tentang hal ini, senang sekali jika dapat turut serta untuk menulisnya. Sebetulnya yang disyaratkan adalah lima blogger,tapi sepertinya aku bloger kloter terakhir yang menulis tentang hal ini, jadi bagi blogers maupun MPers yang belum sempat menulis, ayo..kita berpartisipasi memajukan internet sehat untuk generasi kita.


Semoga bermanfaat ya, amiin

Iklan

Terima Kasih telah berkenan hadir, kesan anda sangat berarti :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s