Do’a Anaku Di Sore Itu

Posted on

Sore ini, aku baru sempat mencuci bertumpuk baju keluargaku karena kesibukan hari kemarin hingga siang tadi. Saat aku hampir menyelesaikan pekerjaanku, muncul Fadly anak laki-lakiku. Terdengar di telingaku dia bergumam :

” Kasian Umy, banyak pekerjaan. Umy capek ya ?”.

Aku tersenyum kepadanya, Fadly anak laki-lakiku berusia 5.5 tahun yang paling sering membuat hatiku ketar-ketir karena tingkah polahnya yang sering membuat seisi rumah kesal dan marah. Tetapi Fadly juga anak yang paling sering menunjukkan empatynya kepada ibunya ini. Mendengar dia bertanya demikian, aku hanya tersenyum dan menjawab :
“Adek do’ain umy ya”.

Tanpa kupinta lagi, dengan lancar ia berdo’a dalam bahasanya sambil berdiri di belakangku yang masih menjemur pakaian-pakaian basah itu.

” Ya Allah, Umy jangan sakit ya Allah. Umy jangan diapa-apain. Pliiis ya Allah. Aku janji nggak nakal sama Neng ( Rahma adik bungsunya). Aku nggak jajan 2000 (maksudnya 2000 rupiah) lagi Ya Allah, Suer SDA (Swear Sumpah Demi Allah). Umy sehatin ya Allah. Pliiis ya Allah Amiin “

Aku tetap membuka tanganku, diantara rasa haru dan geli, tetapi tetap kuamini dengan sepenuh hati.

Terimakasih Ya Allah, setiap hari Kau anugrahkan “syurga” di hatiku melalui mereka anak-anakku

Iklan

Terima Kasih telah berkenan hadir, kesan anda sangat berarti :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s