Menikmati Ironi di Ujung Senja

Posted on

Dia termenung di pinggir Telaganya .
Menatap lekat ke arah gedung-gedung megah diseberangnya.
Nampak indah dipandang dikala senja
Berpayung biru di langitnya
Cahaya lampunya berpendar merefleksikan godaannya

Dia termangu di anjungan
Jemarinya gemetar menyentuh dingin airnya
Menikmati ironi dihadapannya
Adakah ia menginginkannya?
Mengingkari idealisme yang digenggamnya erat-erat?

Tidak…!!!
Dia hanya ingin menatapnya
Sekedar membacanya
Barangkali ada hikmah tersisa disana
Di Telaganya

Iklan

Terima Kasih telah berkenan hadir, kesan anda sangat berarti :-)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s